PaluSULTENGVideo News

UPAYA KEPOLISIAN MENENANGKAN MASSA DIABAIKAN, AKSI TOLAK UU CIPTA KERJA DI PALU BERAKHIR RICUH.

REPORTER: SAIFUL

Palu, Swatvnews.id – Aksi unjuk rasa terkait penolakan Undang – Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa sekota Palu,aliansi pencinta alam kota palu dan aliansi buruh kota palu pada Kamis (8/10/2020)di jalan Samratulangi, Kota Palu, berujung ricuh.

Pantauan Tim Swatv, kericuhan terjadi, sekitar pukul 12.46 WITA, disaat situasi mulai tidak aman, terlihat, aparat kepolisian mulai menyemprotkan air dan menembakan gas air mata ke arah masa aksi sampai akhirnya mulai terjadilah aksi saling baku lempar antara mahasiswa dan kepolisian

Kericuanpun tak terhindar, mahasiswa dan kepolisian saling melempar, dimana mahasiswa menggunakan batu dan kepolisian menggunakan gas air mata, Sampai Hal ini mengakibatkan banyak korban yang berjatuhan baik dari pihak kepolisian maupun mahasiswa.

Kurang lebih hampir 4 jam lamanya aksi baku lempar antara mahasiswa dengan pihak kepolisian tersebut, akhirnya situasi berangsur aman, akan tetapi, dengan semangatnya, para mahasiswa masih melanjutkan aksinya di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah hingga pukul 17.00 wita.

sekitar pukul 17.00 wita polisi melakukan pembubaran massa, dan menangkap sebanyak 79 peserta demo yang dianggap sebagai pelaku pengrusakan dan pelemparan

dari ke 79 yang diamankan, polisi langsung melakukan pemeriksaan oleh reserse kriminal umum dan 7 orang dinyatakan cukup bukti, selanjunya 72 lainya dikembalikan kepada keluarga masing-masing

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close