DonggalaEKOBISSULTENGVideo News

SOLIDARITAS PEREMPUAN PALU, BUKA PELATIHAN KERAJINAN TANGAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA TOAYA

Reporter : Supardi

Palu, swatvnews.id – Solidaritas Perempuan (SP) Palu kembali membuka pelatihan pengelolahan kerajinan tangan berbahan dasar lidi, sabut, dan batok kelapa di Desa Toaya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu 24 Semptember, sampai Kamis 25 September 2020.

Belasan Ibu Rumah Tangga dilatih membuat anekah jenis kerajinan tangan seperti membuat Pot Bunga berbahan dasar sabut kelapa yang dililitkan jaring.

Membuat tempat tisu berbahan dasar kertas maket dibalut pencahan tempurung dan potongan lidi kelapa. Serta pembuatan lampu khias berbahan kertas maket, lidi dan cat berwarna hitam.

Pada kegaiatan tersebut, Solisaritas Perempuan menggandeng UKM Berkah Alam Kabupaten Sigi sebagai pelatih. Turut hadir juga Ketua Badan Eksekutif Komunitas Solidaritas Perempuan Ruwaida dan Kepala Desa Toaya Ompo Wijaya.

Proses pembuatan produk lokal ini membutuhkan waktu berjam-jam untuk memperloleh hasil yang sempurna.

Staf Penguatan Organisasi Solidaritas Perempuan (SP) Isna Ragi mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada Perempuan agar bisa ikut berperan dalam ruang publik, seperti menciptakan kemandirian yang dapat memutus ketergantungan istri dari pendapatan suami.

Perempuan juga diaharap bisa berkreasi menempati posisi strategis dalam ruang pengambilan keputusan.

Sementara itu, Kepala Desa Toaya, Ompo Wijaya mengatakan, Ompo Wijaya mengungkapkan rasa terima kasih kepada pengurus Solidaritas Perempuan memilih Desa Toaya menjadi titik pelatihan kerajinan tangan yang diikuti Ibu rumah tangga.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Desa, Ia mengaku akan melihat kembali acuan alokasi penganggaran dana desa, jika terdapat porsi penganggaran untuk Pelatihan berdasarkan petunjuk Pemerintah Pusat, maka melalui dana desa akan dikucurkan sebagai pembiayaan usaha tersebut.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Desa Lero, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala pada Selasa, 23 September 2020 yang diikuti belasan ibu rumah tangga antara lain korban bencana 28 September 2020 lalu yang kini masih tinggal di Huntara.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close