ParimoVideo News

KPU KAB.PARIMO AKAN MELAKUKAN RAPID TEST KEPADA 895 ANGGOTA PPDP

Reporter : Aisya Khumairah

Parimo, swatvnews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong (Parimo) akan melakukan Rapit Test kepada 895 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Jika hasil Rapit ada indikasi virus (Reaktif) maka akan diganti petugas baru. Pemberlakuan Rapid, salah satu upaya pencegahan penularan COVID-19 pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
Rapid rencana digelar saat pelaksanaan Bimtek PPDP diantara tanggal 11 dan 14 Juli 2020.
Panitia Pemungutan Suara (PPS) bentukan KPU Kabupaten telah melakukan perekrutan PPDP sejak Rabu (24/6 dengan syarat berumur minimal 20 tahun dan maksimal 50 tahun. Selain itu, membuat surat penyataan bahwa tidak memiliki penyakin bawaan yang ditanda tangani diatas materai.
PPDP tersebut akan bertugas melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih di masing-masing wilayah kerjanya pada 15 Juli 2020.

“Jika saat kami akan melantik PPDP dan terbukti hasil Rapit reaktif, itu akan kita ganti dengan petugas yang baru,” jelas Ketua KPU Parimo Abdul Chair, Rabu (24/6).

Sebelumnya, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pilgub ditetapkan pada 23 September 2020, tetapi terpaksa ditunda setelah Pemerintah menetapkan darurat Kesehatan akibat Covid-19. Kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pemilihan tersebut digelar pada 9 Desember 2020 dengan kententuan sesuai Protokol Kesehatan.
Sementara, pemeriksaan Rapid terhadap petugas PPK, PPS dan KPPS rencananya akan dilakukan menjdekati hari pemilihan dengan menggunakan biaya APBN. Jika terdapat petugas reaktif Rapid atau Positif Swab akan distrahatkan untuk menjalani Karantina.
Sehingga, PPK, PPS dan KPPS diminta tetap berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 baik tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa/Kelurahan jika akan melakukan kegiatan. Ini demi memastikan berjalan susuai Protokol Kesehatan.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close