PaluVideo News

WARGA PENYITAS BENCANA PETOBO,TUNTUT HAK DI DEPAN DPRD SULTENG

Reporter : Asriadi

Palu, swatvnews.id – Masyarakat Petobo mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah, menuntut hak sebagai penyintas.
Kordinator Massa aksi, Ista mengungkapkan masyarakat Petobo sudah dua tahun lamanya belum merasakan kehadiran Pemerintah untuk menanggulangi hak-hak mereka sebagai korban yang terkena likuifaksi.
Sehingga Kedatangan mereka ke DPRD Sulteng hanya ingin mengambil hak-haknya selaku korban likuifaksi, Sebab, mengingat, masyarakat petobo merupakan masyarakat yang begitu merasakan dampak likuifaksi yang terjadi setahun silam.”ungkap Korlap aksi, Ista, di depan kantor DPRD Sulteng, Kamis (25/06/2020).

ia menambahkan hingga kini masih banyak warga petobo belum memiliki rumah yang layak karena warga masih berjibaku dengan tanah yang masih bermasalah. sementara itu masyarakat Petobo juga menolak untuk di relokasi ke tempat lain, karena mereka ingin tetap tinggal di tanah kelahiran mereka.
Pada kesempatan itu Ketua Pansus Padagimo, Budi Luhur dan Anggota Pansus Padagimo Yahdi Basma mendatangi warga yang sedang melakukan aksi untuk memberikan penjelasan kepada warga Petobo tersebut
Selaku anggota pansus DPRD Yahdi Basma mengatakan, tuntutan yang dibawakan oleh masyarakat Petobo tidak menginginkan untuk di relokasi ke tempat lain. terkait hal itu pihaknya akn menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan warga tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Pansus Padagimo, Budi Luhur menuturkan, yang menjadi kendala di Pansus Padagimo disebabkan adanya pandemi Covid-19, sehingga hampir dua bulan tidak ada aktivitas di kantor DPRD Sulteng, sehingga Pansus Padagimo tidak bisa melakukan rapat karena ada ketentuan yang berlaku.

Terkait carut marutnya soal dana bencana Usulan dari masyarakat akan diteruskan ke Intansi terkait yang menangani dana kebencanaan, Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan hearing dan akan mengundang berbagai pihak yang terkait dana bencana tersebut

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close