TolitoliVideo News

BUTUH PERHATIAN, PASUTRI BUTA BERTAHAN HIDUP DITENGAH KETERBATASAN

Reporter : Satriani

Tolitoli, swatvnews.id – beginilah kisah pasangan suami istri bernama rusli dan roslina yang mendiami rumah panggung berukuran 4×6 meter persegi dilokasi areal perkebunan di Dusun Lembagu Desa Dungingis, Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli.
pasangan suami istri Rusli dan Roslina bertahan hidup ditengah keterbatasan, sejak mengalami buta akibat menderita katarak, Pasutri tersebut sesekali hanya mengandalkan bantuan dari sanak saudara maupun para dermawan.
sejak mengalami buta akibat menderita katarak, Rusli yang dulunya berprofesi sebagai nelayan dan petani tersebut kini tidak bisa beraktifitas lebih banyak lagi. Mirisnya, istrinya bernama roslina yang berusia 52 tahun juga mengalami kebutaan permanen dimana penglihatannya mulai kabur sejak tahun lalu. Bahkan, untuk melakukan aktivitas memasak ia harus meraba-raba dinding agar bisa sampai ke dapur.
Sebagai kepala rumah tangga Rusli pun menceritakan riwayatnya sebelum mengalami kebutaan permanen, dimana ia pada saat itu tengah beraktivitas namun entah mengapa ia langsung mengalami pusing dan penglihatannya pun terasa kabur dan pada akhirnya selama tiga tahun tidak dapat melihat.

penasaran akan kondisinya, tanpa dibekali dengan kartu sehat dan hanya berbekal uang seadanya dari penghasilan yang didapatkan, ia pun memeriksa kondisi kesehatannya itu ke dokter, dari hasil diagnosa dokter, jika Rusli menderita penyakit katarak dan mengalami buta permanen sejak tahun 2017 silam.

sebagai kepala keluarga, Rusli yang mengaku sudah berulang kali didata aparat desa ini untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) itu tetap bertekad untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya dengan mengetuk hati para dermawan, sehingga, aktivitas yang dulu kala ia lakoni bisa kembali dijalaninya.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close