TolitoliVideo News

MUSIM MUDIK,WARGA PENDATANG DIMINTA JUJUR DAN PROAKTIF MELAPORKAN DIRI KEPETUGAS KESEHATAN

Reporter : Satriani

Tolitoli, swatvnews.id – Pemerintah Kabupaten Tolitoli mengimbau kepada warga yang pernah berkunjung dari daerah pandemi COVID 19, diminta untuk pro aktif dan jujur memberikan keterangan kepada petugas medis. dan wajib menjalankan pemeriksaan kesehatan, guna mengantisipasi penularan covid 19.
Guna memutus penyebaran dan penularan COVID-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli mengimbau kepada warga yang tinggal dilingkungannya masing masing untuk melaporkan kepada petugas medis terdekat, jika menemukan ada warga pendatang, yang baru tiba dari daerah zona merah.

Hal tersebut dimaksudkan, agar setiap pendatang, wajib melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim medis setempat, sembari dimintai keterangan terkait riwayat perjalanan yang mereka lakukan, guna memastikan agar tidak terdampak virus covid 19 yang bisa saja menularkan kepada orang lain akibat kontak secara langsung.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, setiap pendatang meski memiliki identitas KTP Kabupaten Tolitoli, diwajibkan untuk menjalani karantina mandiri atau berdiam dirumah guna memutus mata rantai virus ganas asal china tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Tolitoli, Bakri Idrus menjelaskan, pihaknya pada tingkat bawa mulai dari petugas puskesmas yang dibantu surveilans senantiasa pro aktif melakukan tindakan medis terhadap para pendatang, guna mendata bagi siapa saja warga yang telah berkunjung dari luar daerah Kabupaten Tolitoli, terutama dari daerah pandemi COVID-19, baik yang datang melalui jalur laut, darat, maupun udara.

Dikatakannya, pro aktif bagi para pendatang wajib diperlukan, guna membantu pihaknya untuk diberikan keterangan dengan sebenar benarnya agar jangan sampai daerah ini menjadi pandemi akibat ketidakjujuran dari pemberi keterangan yang tentunya akan berakibat fatal terhadap para tenaga medis jika mereka terpapar COVID-19.

Meski Kabupaten Tolitoli sudah terdapat lima warga yang terpapar positif COVID-19, namun pihaknya tetap mewaspadai ancaman penularan COVID-19 yang berkelanjutan, dan tetap mengimbau kepada masyaraKat untuk selalu cuci tangan setiap akan atau sesudah beraktifitas, menggunakan masker, serta menjaga jarak.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close