TolitoliVideo News

DUGONG MATI, BUPATI TOLITOLI MARAH

Reporter : Satriani

Tolitoli, swatvnews.id – Beginilah kondisi dugong yang ditemukan terdampar dipinggir pantai dan sudah dalam keadaan mati, diduga kematian dugong tersebut akibat terjerat jaring nelayan saat melakukan aktifitasnya ditengah laut.

Sekujur tubuh dugong terlihat dipenuhi luka bekas benda tajam serta ditemukan luka parah yang terdapat pada bagian mulut.

Warga yang penasaran terlihat berbondong bondong dan ingin menyaksikan secara langsung kondisi dugong naas tersebut yang ditemukan terdampar di tepi pantai Desa Lalos Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Bahkan Bupati Tolitoli Mohamad Saleh Bantilan turun langsung dan melihat kondisi mamalia laut yang hampir punah itu.

Bupati Tolitoli Mohamad Saleh Bantilan mengatakan, dirinya sangat menyanyangkan kondisi dugong yang mati terdampar, bahkan ia mengecam orang yang tidak bertanggung jawab yang secara sengaja menjerat dugong tersebut dengan jaring sehingga dugong tersebut tidak terselamatkan.

Menurut Saleh Bantilan, dugong yang merupakan hewan langka dan hampir punah itu merupakan mamalia laut pemakan tanaman laut yang lembut, dugong merupakan biota yang dilindungi berdasarkan peraturan pemerintah nomor 7 tahun 1999 termasuk dalam daftar merah International Union Conservation Of Nature atau lebih disingkat dengan IUCN sebagai satwa yang rentan terhadap kepunahan.
Meski dilindungi namun dugong masih menjadi ancaman untuk di eksploitasi, mengingat maraknya perdagangan ilegal terhadap bagian-bagian dugong dengan harga yang menggiurkan.
Terancam punahnya hewan tersebut, membuat pemerintah pusat melakukan pelestarian di empat daerah di Indonesia diantaranya Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur, Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau, dan Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close