TolitoliVideo News

MIRIS!!..PETUGAS KESEHATAN DIPELABUHAN DEDE TOLITOLI TIDAK DILENGKAPI

Reporter : Satriani

Tolitoli, swatvnews.id – Sebanyak 285 penumpang asal Tarakan Kalimantan Utara, yang turun di Pelabuhan Dede Tolitoli dilakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat oleh tim gabungan kesehatan,namun disisi lain, tidak dilengkapinya petugas dengan alat pelindung diri, tentunya akan menjadi ancaman terjangkitnya COVID -19.
Tim gabungan yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Tolitoli dalam upaya mencegah corona virus disease atau COVID 19, melakukan pemeriksaan suhu badan dan penyemprotan dsinfektan terhadap 285 penumpang Kapal Motor Sabuk Nusantara 116 yang bersandar dipelabuhan dede tolitoli usai berlayar dari Tarakan Kalimantan Utara.
Tingginya lalu lintas penumpang kapal laut menjadi atensi tim gabungan yang terdiri dari tim kesehatan pelabuhan dan tim medis dari dinas kesehatan guna mencegah penyebaran covid 19 yang kini telah merajalela di Indonesia
para petugas yang berjaga dipintu masuk dan bertatap muka dengan ratusan penumpang tentunya tak dapat dihindari saat tim medis melakukan pemeriksaan suhu badan maupun penyemprotan disinfektan namun tanpa menggunakan alat pelindung diri meski hanya dilengkapi kaos tangan dan masker.
tentunya hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, untuk segera melindungi para petugas medis digarda terdepan, dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai virus baru tersebut.
Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Palu Wilayah Kerja Tolitoli, Moh Salim menyebutkan, semenjak merebaknya informasi terkait COVID 19, sedikitnya sudah tiga kapal dengan asal tujuan yang sama dilakukan pemeriksaan, namun disatu sisi, tidak adanya apd menjadi kelemahannya saat bertugas bersama tim kerja lainnya.

Bahkan menurutnya dari hasil pemeriksaan ratusan penumpang masih ada ditemukan penumpang yang mengalami demam dan tidak menjukkan gejala lainnya namun tetap didata dan memberlakukan penumpang tersebut sebagai orang dalam pemantauan.
Meskipun belum ditemukan kasus orang dalam pemantauan atau ODP maupun pasien dalam pengawasan selama melaksanakan tugas, seyoyagyanya kata dia tetap menjaga jarak, meski tidak dilengkapi APD, begitupun selesai melaksanakan tugas untuk tetap konsisten mencuci tangan dan menggunakan Hand Sanitazer sehingga upaya itu yang dilakukan seadanya untuk mencegah COVID 19.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close