HUKUMTolitoliVideo News

TERLIBAT NARKOBA,OKNUM PEGAWAI LAPAS DITANGKAP POLISI

Polres Tolitoli berhasil membongkar peredaran gelap narkoba jenis ekstasi yang melibatkan seorang oknum pegawai di Lembaga Pemasyarakatan klas IIB Tolitoli.

Tolitoli, swatvnews.id – Tim opsnal Satresnarkoba Polres Tolitoli Sulawesi Tengah berhasil membongkar peredaran gelap narkoba jenis ekstasi yang melibatkan seorang oknum pegawai di Lembaga Pemasyarakatan klas IIB Tolitoli.
Keterlibatan oknum sipir tersebut tentunya mengagetkan banyak pihak, pasalnya dalam kasus yang ditangani oleh kepolisian sudah kali keduanya melibatkan oknum pegawai Lapas Klas IIB Tolitoli dalam peredaran gelap narkoba.
Proses penangkapan berawal pada minggu 8 Maret 2020, informasi terkait pengiriman sebuah paket yang diduga narkoba dikirim dari kota palu menuju kabupaten tolitoli melalui agen rental mobil lorena.
Adanya informasi tersebut, petugas melakukan pengawasan secara tertutup yang akan menjemput paket kiriman di agen PO lorena.
Setelah dicek kebenarannya pada Senin 9 Maret 2020 sekitar pukul 11.00 waktu Indonesia tengah, tersangka Febri Kurniawan datang ke agen po lorena untuk menjemput paket, saat tersangka keluar dari agen, langsung dilakukan penangkapan yang selanjutnya digelandang menuju Satresnarkoba Polres Tolitoli untuk membuka paket dus teh gelas, setelah paket tersebut dibuka berisi dvd rusak namun di bawah dvd tersebut terdapat benda yang dibungkus dengan timah rokok diikat dengan lakban bening.
Untuk memastikan hal tersebut, tersangka kemudian diperintahkan untuk menyerahkan paket yang dikendalikan oleh Polisi untuk mengantar paket tersebut dikediaman rumah tersangka Dwi Wahjono alias Ono di Kawasan Jalan Bukit Sumalikat Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. Terlihat tersangka kedua berada di halaman depan rumah makan, saat akan menyerahkan paket tersebut oknum pegawai lapas tersebut memerintahkan untuk membuang ke tanah.
tak mau kehilangan kesempatan tim opsnal satresnarkoba polres tolitoli langsung melakukan penangkapan.
Dihadapan polisi, berdasarkan keterangan tersangka Dwi Wahjono alias ono bahwa ia diperintahkan Supandi alias pandi warga binaan yang sedang menjalani hukuman penjara kasus narkotika di dalam lapas kelas 2b tolitoli untuk menjemput paket tersebut di agen po lorena yang berisi 5 butir pil ekstasi.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close