EDUKASITolitoliVideo News

CUACA BURUK, BMKG TOLITOLI HIMBAU PARA NELAYAN WASPADAI PERUBAHAN CUACA

waspada dengan adanya ketinggian gelombang terutama di perairan sulawesi.

Tolitoli, swatvnews.id – Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geo Fisika BMKG Tolitoli mengingatkan kepada para nelayan untuk tetap waspada dengan adanya ketinggian gelombang terutama di perairan sulawesi.
fluktuasi cuaca yang kerap terjadi dan saat ini tengah melanda kabupaten tolitoli mengingat curah hujan yang diprediksi terjadi siang dan malam hari selama tiga hari kedepan.
Curah hujan yang terjadi siang hingga sore hari tentunya menjadi ancaman tersendiri bagi warga masyarakat khususnya yang bermukim dilereng gunung yang akan berdampak terjadinya longsor. Selain itu, ancaman juga tentunya menyasar warga yang bermukim disepanjang bantaran sungai yang dikhawatirkan akan terjadi luapan air sungai jika bersamaan langsung terjadinya air pasang laut.
Kepala Bmkg Tolitoli Idris Simon mengatakan,untuk curah hujan yang terjadi di kabupaten tolitoli mulai dari intesitas ringan hingga sedang.
Intensitas hujan ringan hingga sedang di Kabupaten Tolitoli dipengaruhi kerawanan adanya penumpukan awan yang membawa uap air, meskipun puncak musim kemarau sudah terjadi pada bulan agustus dan september 2019 lalu, diperkirakan musim hujan dibulan oktober ini akan terus berlanjut selama sepekan kedepan, dimana hujan akan terjadi pada siang dan malam hari.
Untuk intesitas hujan didaerah ini tingkat curah hujan antara 20 hingga 60 milimeter perjam, namun pada pagi hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 13.00 waktu indonesia tengah diprediksi berawan, dan ketika memasuki pukul 14.00 siang Waktu Indonesia Tengah, diprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dimulai pukul 14.00 hingga 19.00 Waktu Indonesia Tengah, dengan kecepatan angin mencapai 21 knot perjam yang bertiup

sementara untuk tinggi gelombang diperairan tolitoli mencapai 1 hingga 2 meter, dimana kondisi tersebut wajib diwaspadai bagi pelayaran maupun para nelayan, untuk beraktifitas mencari ikan dilaut.
Sedangkan untuk kelembapan udara di daerah dengan julukan kota cengkeh antara 75 hingga 85 persen dengan suhu mencapai 24 hingga 30 derajat celsius

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close