DonggalaSULTENGVideo News

PEMDA DINILAI KURANG KOORDINASI DENGAN DPRD, MITIGASI BENCANA JADI TIDAK JELAS

Penanganan rehap rekon dan lainnya yang sudah satu tahun lima bulan belum ada kejelasannya.

Donggala, swatvnews.id – Ratusan masyarakat sirenja yang tergabung dalam forum pemuda peduli sirenja (fpps) mendatangi kantor dprd kabupaten donggala untuk menyampaikan keresannya terkait penaganan bencana yakni penanganan jadup. Penanganan rehap rekon dan lainnya yang sudah satu tahun lima bulan belum ada kejelasannya.
Ahyar selaku korlap unjuk rasa mengatakan sudah 1 tahun 5 bulan masyarakat di sembilan desa kecamatan sirenja menderita tinggal dihuntara apalagi disembilan desa tersebut krisis air bersih paska diterjang gempa /tsunami dan bajir rob.

Dirinya bersama masyarakat sirenja mengharapkan apa yang menjadi keresahan dan keluhan mayarakat ini bisa dijawab oleh anggota dprd kabupaten donggala .
Namun sayang hal itu tidak terjawabka , karena dprd belum mengantongi data atau laporan terkait penanganan bencana

Lanjut alex se selaku anggota dprd mengatakan jangan kan data atau laporan uang yang jumlahnya 512 miliyar tidak masuk dalam pembahasan apbd / itu menandakan bahwa selama ini tidak terjalin koordinasi yang bagus antara dinas terkait dengan pihak dprd / padahal dprd berkali kali mengundang dinas namun tidak ada satupun dinas yang datang .
Ironisnya lagi dprd kesulitan dalam mendapatkan data jadup /huntap dari opd padahal amanat uu jelas salah satu fungsi dprd adalah mengawasi kinerja pemda dalam menjalankan tugasnya .
Ia menambahkan untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar sama sama mengawal pelaksanaan mitigasi bencana , jika ada yang tidak sesuai laporkan kepihaknya dan kepihak yang berwajib agar hal tersebut bisa ditangani dengan jalur hukum , tapi harus lengkap bukti buktinya .
Dari donggala adib alim ramazan melaporkan

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close