HUKUMTolitoliVideo News

MODUS GADAI MOTOR, PASUTRI DI TOLITOLI DITANGKAP POLISI

berpura-pura meminjam motor korban dengan tujuan akan mengambil uang,

Tolitoli, swatvnews.id – Tim Buru Sergap Macan Tutul Satreskrim, Polres Tolitoli berhasil menangkap pasangan suami istri bernama Iskandar alias Landi bersama yuyun meilana alias yuyun terkait kasus pengelapan kendaraan motor roda dua, satu dari kedua tersangka berstatus pns aktif di Pemerintah Kabupaten Buol.

modus yang dilakukan oleh kedua tersangka yang merupakan pasangan suami istri itu berpura-pura meminjam motor korban dengan tujuan akan mengambil uang, namun motor tersebut justru digadaikan

Kejadian bermula pada Jumat 10 januari 2020 lalu, korban bernama ramli membeli alat mobil, namun di saat bersamaan tersangka menelepon korban dengan modus meminjam motor, korban pun akhirnya meminjamkan motornya kepada tersangka, saat korban ingin minta kembali kendaraannya, rupanya kedua tersangka sudah tidak menggubris dan malah menonaktifkan telepon selulernya.

Merasa kesal ditipu oleh kedua tersangka, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (spkt) polres tolitoli. laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh satreskrim polres tolitoli dengan dasar laporan polisi lp/26/i/2020/sulteng/res tolitoli tanggal 25 januari 2020, serta surat perintah penyidikan nomor sp.sidik/16/ii/2020/reskrim tanggal 2 februari 2020.

Kasat Reskrim Polres Tolitoli Akp Felix A Saudale mengatakan, Tim Buser Satreskrim Polres Tolitoli pun lantas melakukan penyelidikan dengan mencari informasi tentang keberadaan kedua tersangka, alhasil dari informasi yang dikantongi, kedua tersangka berada di kota Palu. saat itu pula tim buser langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Jatanras Polda Sulteng untuk melakukan penangkapan setelah alamat kedua tersangka diketahui.

Dari barang bukti yang disita dan diamankan dari kedua tersangka adalah satu unit sepeda motor merek yamaha vixion nomor polisi DN 6195 DR serta satu unit motor honda beat.

Selain itu, barang bukti lainnya yang disita selembar kuitansi tanda penyerahan uang rp 5 juta, di mana ranmor roda dua tersebut digadaikan kepada Ramli warga Jalan Hanjala, Kelurahan Nalu,Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka yang mana satu di antara tersangka merupakan oknum pns di dinas lingkungan hidup kabupaten buol, dijerat pasal 372 kuhpidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close