HUKUMPaluSULTENGVideo News
Trending

DETIK DETIK PENANGKAPAN 1 KG SABU, DI BANDARA MUTIARA SIS ALJUFRI PALU

Polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak dua bungkus besar kristal putih yang diduga sabu-sabu seberat satu kilogram

Palu, Swatvnews.id – Aparat Direktorat Reserse  Narkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil mengungkap peredaran kasus narkotika jenis sabu-sabu di wilayahnya dengan menangkap seorang pelakunya.
Pelaku bernama Dodi Irawan berusia 27 Tahun, warga Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur, Kota Palembang, Sumatera Selatan itu ditangkap oleh tim Ditres Narkoba Polda Sulteng dipimpin Kasubdit III AKBP P Sembiring pada Selasa (11/2/2020) malam sekira pukul 21:30 Wita.
Kronologi penangkapan bermula pada Selasa malam sekira pukul 20:00 Wita saat petugas memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya seseorang yang dicurigai sebagai kurir narkotika lintas provinsi jaringan Medan yang akan masuk ke wilayah hukum Sulawesi Tengah dengan menumpang pesawat udara maskapai Lion Air bernomor penerbangan Boeing 737-8GP dari Medan transit Jakarta-Palu.
Setelah memperoleh informasi tersebut, maka anggota Ditres Narkoba Polda Sulteng yang dipimpin oleh Kasubdit III AKBP P Sembiring segera menuju Bandara Mutiara SIS Al-Jufri untuk berkordinasi dengan pihak bandara.
Tidak lama begitu pesawat mendarat di bandara, polisi langsung menangkap pelakunya dan berhasil menyita barang buktinya.

Dirinya menambahkan, setelah melakukan penangkapn dan memeriksa pelaku, Satres Narkoba Polda Sulteng, kemudian melakukan pengembangan ke Rutan Maesa dengan dibantu oleh Kepala Rutan Jansen untuk melakukan penggeledahan terhadap seorang tahanan setempat, YH di dalam blok rutan.
Di rutan polisi menyita barang bukti berupa dua telepon seluler milik YH yang digunakan berkomunikasi dengan Dodi Irawan.
Dari tangan pelaku Dodi itu, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak dua bungkus besar kristal putih yang diduga sabu-sabu seberat satu kilogram, sepasang sepatu warna hitam dan uang tunai Rp 650 ribu.
Barang bukti lainnya ada juga sebuah ransel warna hitam, sebuah tas samping warna cokelat, sebuah telepon seluler Oppo warna gold, sebuah KTP atas nama pelaku.

Pelaku di jerat Pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan hukuman penjara maksimal seumur hidup.

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close