HUKUMParimoSULTENGVideo News

“DANA BENCANA DIKENTIT” RAKYAT MENJERIT,PENYITAS BENCANA UNJUK RASA

Parimo, swatvnews.id – Massa aksi yang mengatas namakan aliansi masyarakat penyintas bencana (alamat pena) di kabupaten parigi moutong menggelar unjukrasa. Ratusab massa yang datang dari berbagai wilayah terdampak bencana membawa dua tuntutan utama yang sampai saat ini dinilai janggal.
Kedua tuntutan tersebut yakni berkaitan dengan petunjuk teknis (juknis) penyaluran bantuan tersebut dianggap tidak mengikuti petunjuk yang sebelumnya telah disampaikan oleh pemerintah pusat. Kemudian kedua, terkait dugaan adanya praktek manipulasi harga yang disinyalir sengaja dilakukan oleh pihak fasilitator demi mendapatkan keuntungan pribadi.
Kordinator lapangan aksi sukri tjakunu menyebutkan, seperti juknis yang digunakan saat ini bukanlah juknis dari pemerintah pusat, melainkan juknis bantuan bencana dari pihak luar negeri senilai rp232 miliar.

Padahal seyogyanya, juknis yang digunakan adalah juknis dari kementerian keuangan yang tertuang di dalamnya dana bantuan hibah senilai rp1,9 triliun, yang dananya dikirim langsung melalui rekening masing-masing korban terdampak. Disinilah menurut mereka terjadi modus penyimpangan, sehingga dana tidak dikelola langsung

Massa penyintas bencana berharap, pola pendataan dapat segera dilakukan perbaikan, agar bantuan terhadap para terdampak bencana merata dan tidak pilih kasih. Sehingga, bantuan yang ada benar-benar tersalurkan dan tidak terjadi rekayasa data.

Dari parigi moutong, aisyah khumairoh, kontributor
swatv news, melaporkan.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close