HUKUMSigiVideo News

TAMBANG ILEGAL DONGI-DONGI, POLISI AMANKAN EMPAT ORANG PELAKU

Keempat tersangka dijerat pasal 158 dan 161 Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009, ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Milyar.

Palu, swatvnews – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulawesi Tengah kembali mengamankan empat pelaku pengangkut hasil tambang illegal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, SIK dalam press release yang digelar pada hari Rabu (15/01/2020) pagi, dilobi Wira Dharma Brata Polda Sulteng.
Kabid Humas Polda Sulteng yang juga didampingi Kasubbidpenmas Bid Humas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari itu mengatakan penangkapan keempat pelaku pengangkut hasil tambang illegal tersebut berdasarkan dari informasi masyarakat bahwa adanya kegiatan pengangkutan hasil tambang ilegal dari Dongi-dongi yang dibawa ke Palu.
Keempat pelaku yang berhasil diamankan yakni berinisial YK (37) dan B (33) keduanya berasal dari Desa Maranata, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, sedangkan R (34) dan T (37) keduanya berasal dari Dongi-dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, serta barang bukti berupa satu unit mobil jenis pick up merek Suzuki carry warna putih dan tujuh belas (17) karung material pasir reff serta satu unit mobil truck merek Toyota TS warna hitam dan dua puluh dua (22) karung material pasir reff.

Akibat dari perbuatannya tersebut Keempat tersangka dijerat pasal 158 dan 161 Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009, tentang pertambangan minerba dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Milyar.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close