EDUKASIPalu

Belasan Sanggar Seni Di Lembah Palu Meriahkan Milad XX BSSA Palu

Foto : Istimewa

Palu,Swatvnews.id -Sedikitnya 15 sanggar seni yang berasal dari Kota Palu, Sigi dan Donggala tampil meramaikan milad ke-20 Bengkel Seni Suara Alam (BSSA) Kota Palu yang berlangsung di pelataran Fakultas Sastra Universitas Alkhairaat Palu. Perayaan milad bengkel seni yang kini berdiri sendiri setelah sebelumnya dibawah naungan MAN 1 Palu ini berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (20-21 Desember 2019).

Pembina Bengkel Seni Suara Alam (BSSA) Palu Muh Rifaldi mengatakan perayaan milad ke-20 ini pada intinya selain bertujuan untuk menguatkan hubungan silaturahmi dengan penggiat seni di Lembah Palu juga untuk membantu pemerintah daerah dalam melestarikan seni budaya tradisional lokal. Di era milenial ini, lanjut dia, generasi muda tak boleh mengabaikan warisan budaya leluhur. ‘’Lewat milad ini, kita harus bersatu untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal kita. Jika di Jawa orang melestarikan gamelan dan musik tradisional lainnya maka di Palu juga harus melestarikan tradisional kita,’’tandasnya.

Sedangkan Pendiri BSSA, Hj Masamah Mufti dalam sambutannya menyampaikan diawal berdirinya Desember 1999 silam, BSSA yang berada di bawah naungan MAN 1 Palu hanya beranggotakan belasan siswa. Namun seiring perjalanan waktu, kata dia, sanggar seni tersebut berkembang pesat dan anggotanya baik yang sudah alumni maupun masih aktif kini sekitar seribu orang,’’Kami bersyukur karena sanggar seni ini bisa tetap bertahan dan eksis selama 20 tahun.Tentunya kita berharap ke depan sanggar seni ini akan semakin maju dan terus berkontribusi terhadap kemajuan seni budaya di Kota Palu khususnya,’’harap Masamah yang juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Sastra Unisa Palu.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sastra Syamsuddin,S.S,M.Si dalam sambutannya sekaligus membuka perayaan milad tersebut mengapreasi pendiri dan pembina dan anggota BSSA yang penuh semangat dan konsisten dalam mengembangkan seni budaya di Kota Palu. BSSA yang kini beranggotakan berbagai pelajar SMU di Kota Palu, lanjutnya, diharapkan menjadi generasi penerus dan penyelamat warisan seni budaya di tengah gerusan modernisasi.Demikian halnya dengan para penggiat seni dari sanggar seni yang ikut tampil di milad kali ini ‘’Kami salut dengan konsistensi para pembina dan anggota BSSA yang tetap eksis di usia 20 tahun.Moga semakin maju dan dikenal tidak hanya di tingkat kota palu tapi hingga nasional,’’pesannya.

Syamsuddin juga secara khusus mengajak dan membuka ruang kerjasama dan berkolaborasi antara penggiat seni khususnya BSSA dengan fakultas sastra Unisa Palu.
Di hari pembuka, sejumlah sanggar seni yang tampil antara lain Sanggar Seni Lauro, Sanggar Seni Nusantara, BSSA, Sanggar Seni Guru Tua, Sanggar Seni Pitunggota, Teater 02 dan Pelajar Berbudaya.Turut hadir Wakil Dekan 1 Fakultas Sastra Unisa,Rani Fardani dan Wakil Dekan II Fakultas Sastra Unisa, Suparni.Untuk malam kedua akan tampil sejumlah sanggar seni termasuk Sanggar Seni Gimba Fakultas Sastra Unisa.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close