Palu

POLISI DIBANTING, DIPUKUL DAN DITIKAM

356 Personil Polda Sulteng Ujian Kenaikan Pangkat

Briptu Irfan harun salah satu personil Bid Humas Polda Sulteng saat memperagakan tehnik bela diri Polri menggunakan tongkat T melawan musuh menggunakan pisau,Sabtu(02/11) foto-Yusuf/Swatvnews.id

Palu,Swatvnews.id – Bela diri Polri merupakan salah satu persyaratan penilaian kenaikan pangkat bagi personil Polri,kenaikan pangkat priode bulan Januari 2020 ini sebanyak 356 personil ikut tes bela diri Polri di mapolda Sulteng,Sabtu(02/11) pagi

Tangkisan atas gerakan dasar bela diri Polri saat di peragakan oleh peserta,Sabtu (02/11) foto-Yusuf/swatvnews.id

Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi personil Polri merupakan sesuatu yang sangat membanggakan. Namun untuk meraihnya tidaklah mudah, berbagai persyaratan mulai administrasi, penilaian kinerja melalui Sistem Manajemen Kinerja (SMK) Polri, Uji Kesamaptaan Jasmani dan Ujian Beladiri Polri.

Ujian Beladiri Polri yang merupakan persyaratan akhir yang harus diikuti bagi 356 personil yang diusulkan untuk kenaikan pangkat tersebut, dilaksanakan di Gedung Torabelo Polda Sulteng pada tanggal 01 s.d. 02 November 2019

Ps.Kabagwatpes Biro SDM Polda Sulteng Kompol Dwi Hari Harsono,SH selaku Ketua Tim Penguji/Instuktur Beladiri Polri mengatakan, 356 personil yang mengikuti ujian Beladiri Polri dalam rangka kenaikan pangkat periode 1 Januari 2020 terdiri dari golongan Perwira Pertama (Pama), Brigadir dan Tamtama.

“Dari Iptu ke AKP 40, dari Ipda ke Iptu 17, dari Aipda ke Aiptu 1, dari Bripka ke Aipda 15, dari Brigadir ke Bripka 104, dari Briptu ke Brigadir 119, dari Bripda ke Briptu 55, dari Bharatu ke Bharaka 3 dan yang terakhir dari Bharada ke Bharatu 2 personil” bebernya.

Dwi Hari Harsono menjelaskan materi yang diujikan kepada personil yang akan naik pangkat itu antara lain tehnik dasar,
Bela diri Polri,Tehnik beladiri tanpa alat dan tehnik bela diri dengan alat melawan alat seperti penggunaan tongkat T,Borgol sebagai alat menghadapi pukulan tongkat,Kopelrim sebagai alat menghadapi tikaman pisau serta tehnik menghadapi musuh yang menggunakan senjata tajam maupun senjata Api “Tidak mudah personil Polri naik pangkat selain harus lulus tes kesamaptaan jasmani mampu menguasai tehnik bantingan,tehnik melumpuhkan saat ditikam oleh musuh dan tehnik kancingan saat menangkap pelaku kejahatan dengan menggunakan tangan kosong, itu semua yang diujikan dalam  Beladiri Polri”ujarnya.

Secara terpisah, Kabidhumas Polda Sulteng Didik Supranoto mengatakan, selain memenuhi persyaratan administrasi, personil yang diusulkan naik pangkat wajib memiliki kinerja yang baik, tidak melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri serta mengikuti ujian Beladiri Polri. “Salah satu yang menjadi indikator bagi mereka yang mengikuti UKP (Usulan Kenaikan Pangkat) adalah mahir Beladiri sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di lapangan”terangnya.

Ujia bela diri polri merupakan pengulangan dari tehnik yang dilatihkan saat mengikuti pendidikan sehingga dari 356 personil polda sulteng yang ikut tes semuanya dinyatakan lulus,Dy-Swatvnews.id)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close