Palu

Sulawesi Tengah, Realisasi Belanja Modal Baru Mencapai 27.68%

Realisasi Belanja Barang dan Jasa per 31 juli 2019

Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Dr. Mohamad Hidayat Lamakarate, M.Si, memimpin Rapat Tepra didampingi Asisten II Bidang Addministrasi Perekonomian dan Pembangunan Elim Somba,Jumat (30/08/2019/2019)

Palu,Swatvnews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provensi Sulawesi Tengah (Sulteng) didampingi Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Elim Somba Pimpin rapat
Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) di gedung Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah,kegiatan tersebut diikuti oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Propinsi Sulawesi Tengah, Jum’at ( 30/08/2019)

Sebelum dilaksanakan Rapat Pimpinan TEPRA terlebih dahulu dilakukan Sosialisasi Rencana Revisi Tata Ruang Propinsi Sulawesi Tengah.

Pada Kesempatan Itu Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang , Ir. Saifulah Djafar, M.Si. menyampaikan bahwa rencana Revisi Rencana Tata Ruang , meluputi seluruh Wilayah Propinsi Sulawesi Tengah dan diharapkan Revisi Tata Ruang dapat selesai pengesahan Perdanya pada Bulan Desember 2019, selanjutnya Revisi Rencana Tata Ruang , harus memiliki aspek Mitigasi Bencana dan proses revisi Rencana Tata Ruang dilakukan atas pendampingan Jica dan kementrian BPN/ATR, sehingga kedepan pembangunan yang dilakukan harus memiliki struktur mitigasi bencana,

Setelah Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang selesai melakukan sosialisasi Rencana Revisi Tata Ruang selanjutnya Plt. Kepala Biro Adm. Perekonomian dan Pembangunan Ibu, Dra. Farida Karim, M.Si. selaku sekretaris Tepra bahwa realisasi keuangan berdasarkan sumber data BPKAD sebesar Rp. 1.771.197.903.600 atau sebesar 40.8%  dari APBD propinsi Rp. 4.341.261.096.242 , dengan rincian realisasi Belanja tidak langsung Rp. 1.065.264.429.858 dari jumlah belanja tidak langsung Rp. 2.370.231.766.669 , selanjutnya realisasi belanja langsung sebesar Rp. 705.933.473.742 dari total belanja langsung Rp. 1.971.029.329.573.

Lebih lanjut Plt. Kepala Biro (Karo) Adm Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa realisasi Belanja Barang dan Jasa per 31 juli 2019 mencapai 41.9% dan realisasi belanja modal 27,68% .

Selanjutnya Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Dr. Mohamad Hidayat Lamakarate, M.Si . menyampaikan kalau melihat perkembangan realisasi anggaran kita tidak ada perkembangannya dengan melihat progress dari realisasi setiap OPD kenaikannya hanya 7% dari realisasi per 31 juni 2019, sehingga diharapkan hal ini menjadi catatan penting kepada setiap OPD dan kalau melihat kelambatan realisasi pada masing masing OPD adalah pada realisasi belanja Modal , mudah mudah kegiatan kegiatan Belanja Modal dapat cepat dilaksanakan sehingga dapat mempercepat realisasi Anggaran , selanjutnya Sekda langsung meminta klarifikasi kepada pimpinan OPD apa yang menjadi kendala kendala yang dihadapi untuk dapat dicari proses penyelesaiannya secara bersama sama , dan Sekda juga menyampaikan harapan Gubernur Sulawesi Tengah agar OPD dapat mempercepat progress realisasi anggaran tentu harus sesuai dengan ketentuan dan target yang sudah ditetapkan masing masing OPD  selanjutnya dalam rapat Tepra itu beberapa OPD menyampaikan bahwa masih ada regulasi yang harus ditunggu dari pemerintah Pusat terkait dengan Dana BOS Sekolah. terakhir sekda meminta kepala OPD dapat mengevaluasi seberapa besar realisasi OPD sehingga keseragaman data realisasi antara OPD dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulawesi Tengah. (Dy-Swatvnews.id)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close