EDUKASI

11 Bulan Pasca Gempa BMKG Tambah Alat Pendeteksi Gempa

Diperkirakan alat tersebut dapat digunakan pada awal 2020," ujarnya.

Sensor Broadband alat pendeteksi gempa

Palu, Swatvnews.id – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas dua Palu, akan menambah 12 alat pendeteksi gempa di  5 titik yang ada di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut di ungkapkan Hendri, Bagian data dan Informasi BMKG kelas 2 Palu, saat di konfirmasi tim redaksi swatv pada Kamis (01/08/19).

Hendrik mengungkapkan, untuk menerima data lebih akurat untuk di sampaikan kepada masyarakat, kami akan menambah 12 alat pendeteksi baru gempa bumi, yang terbagi di  5 Daerah yang ada di Sulteng, masing masing Selter yaitu seperti Kabupaten Morowali Parimo 3 alat, Donggala 6 alat  Luwuk 1 alat, buol 1 alat dan sisanya akan diletakan di Kabupaten Poso lainnya.

“Kami akan mendisposisi hal tersebut ke Gubernur, setelah itu Gubernur akan mengkordinasikan dengan masing masing BPBD dan pemerintah yang ada di daerah yang akan di pasangi alat itu,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, kami menyediakan dana pemasangan dan alat tersebut, sementara untuk lokasi penempatan alat pendeteksi gempa tersebut, merupakan wewenang dari Pemerintah Daerah dan BPBD, yang mana penetapan tersebut harus ada kesepakatan dengan masyarakat dan pihak terkait lainnya.

Dirnya lebih lanjut mengungkapkan, bahwa alat tersebut akan di pasang pada akhir Desember ini, yang mana diperkirakan pemasangannya memakan waktu 3 hingga 4 bulan.

“Diperkirakan alat tersebut dapat digunakan pada awal 2020,” ujarnya.

Penambahan alat tersebut, terbagi dalam dua persi yaitu mini regional dengan arti untuk mengamati aktivitas sesar Palu Koro dan 3 penambahan alat di kabupaten Morowali untuk mengamati sesar Matano.

“Sisa dari alat tersebut, yaitu untuk mengamati gempa gempa yang terjadi di luar pulau Sulawesi,” ungkap Hendrik.

Sementara itu, di Kabupaten Sigi sendiri terdapat 4 alat, namun 2 diantaranya tidak aktif seperti di Kulawi yang memiliki kode SDTA atau sadaunta yang rusak akibat goncangan pada 28 September silam dan yang di curi di Kecaman Pombewe.

Penambahan ini untuk mengamati kejadian gempa khususnya di Sulteng, seperti 7 alat pendeteksi untuk mengamati sesar Palu Koro dan Matano sementara 5 merupakan pengamatan untuk satu pulau Sulawesi (swatvnews.id-07)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close