Palu

8 Tahun Pasca Gempa Jepang, Hiruki Kato Hadir Di Palu

Hiruki Kato musisi asal jepang saat tampil menghibur siswa-siswi korban gempa tsunami dan likuifaksi pasigala, Wani 29 Juli 2019, swatvnews.id

Palu, Swatvnews.id – Musisi asal Jepang Hiruki Kato, yang pernah mengcover lagu grup band Letto dengan menggunakan bahasa Jepang, hadir di kota Palu, untuk menghibur para siswa siswi sekolah dasar yang merupakan korban terdampak Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi pada 28 September 2018 silam di Palu, Sigi dan Donggala.

Hiruki Kato datang di kota Palu, selain untuk menghibur para anak anak korban bencana, dirinya juga berniat meninjau tempat-tempat terparah akibat dampak Gempa Tsunami dan Likuifaksi serta berniat untuk menciptakan lagu tentang kejadian dahsyat yang terjadi di Sulawesi Tengah yang menelan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang ada di daerah ini.

Hiruki mengungkapkan, dirinya berada di Indonesia sudah kurang lebih lima tahun dan awalnya datang di Indonesia dia mengunjungi Yogyakarta dan disanalah ia berniat memcover lagu grup band Letto yang berjudul Ruang Rindi, ke dalam bahasa Jepang karena menurutnya lagu tersebut sangat menginspirasi untuknya dan merupakan moment paling berkesan untuk dirinya.

“Pada tahun 2011 silam, kami juga pernah merasakan apa yang di rasakan masyarakat Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu Sigi dan Donggala yang juga terdapat tsunami, yang mana pasca kejadian di Jepang itu saya juga terus membawakan lagu tersebut untuk membangkitkan semangat masyarakat yang terdampak di Jepang serta mengajak untuk selalu mengingat sang pencipta,” katanya.

Sudah empat hari ini dirinya berada di kota Palu, telah berkunjung untuk melihat lokasi yang terparah akibat bencana Gempa Bumi pada 28 September, seperti Balaro, Petobo dan Kabupaten Sigi serta Donggala, dia juga telah mendapat banyak inpirasi dan pelajaran dari apa yang terjadi.

“Saya berpesan kepada para anak anak yang ada di kota Palu, walaupun baru saja merasakan bencana, janganlah pantang menyerah, kalian harus terus belajar dan bersemangat dalam menuntut ilmu agar bisa menjadi penerus untuk keberlanjutan Negara Indonesia ini dan bisa mewujudkan apa yang di cita citakan,” pesannya.

Dia sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Sulteng Khususnya Kota Palu, dirinya juga berharap semoga Sulteng bisa secepatnya pulih di segala bidang terutama infrastruktur, juga berharap agar masyarakat bersabar dan tabah dengan apa yang terjadi.

“Pemulihan itu pasti sangat membutuhkan waktu, Tidak hanya Sulteng, Jepang pun 8 tahun pasca bencana itu masih dalam tahap rekonstruksi,” ucapnya.

Olehnya itu, dirinya berharap semoga Sulteng kedepannya bisa lebih baik dari sebelumnya dan bisa membuat anak anak yang ada di Kota Palu bisa mendapat masa depan yang lebih layak.

Tidak hanya itu, Hiruki Kato juga menemukan banyak inspirasi di daerah ini dia berencana akan menciptakan lagu tentang bencana yang ada di Sulteng dengan dua bahasa yaitu Indonesia dan Jepang.

“Saat ini saya belum bisa membuatnya, mungkin setelah tiba di Jakarta, saya akan menyusun apa saja inspirasi yang saya dapatkan di daerah ini, doakan semoga niat ini bisa berjalan lancar dan bisa menghibur masyarakat Sulteng khususnya Kota Palu, Sigi dan Donggala,” tutupnya.(Swatvnews.id 07)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close