Palu

Pasca Di Hantam Tsunami, Negara mengelontorkan Milyaran Rupiah Untuk Pembangunan Kembali Kantor Dit Polair

Sebanyak 15 perusahaan dilibatkan untuk menyelesaikan pekerjaan selama 6 bulan kedepan

Kapolda Sulteng  Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto(kiri), Waka Polda Sulteng Kombes Pol Drs. Setyo Boedi moempoeni Harso(kanan) dan ustad Nadjemudin nonci saat peletakan batu pertama mako dit polair polda sulteng,kamis,(11/07/2019)foto, Swatvnews.id

PALU, Swatvnews.id – Peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan markas Komando (mako) Direktorat Polisi Perairan (Dit Pol Air) Polda Sulteng Setelah luluhlantak diterjang tsunami dan gempa 28 September 2018 silam di desa Laiba Kec. Wani, Kab. Donggala, kamis(11/07/2019)

Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto,didampingi kepala Biro Logistik (karolog), Kombes Pol Edward E tamboto selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), Wakil Kepala Kepolisian (wakapolda) Kombes Pol Drs. Setyo Boedi harso mampoeni dan patugas pelaksana proyek, kepala desa Laiba serta pejabat utama Polda Sulteng melakukan penaburan campuran semen pasir dan batu split(batu kerikil) untuk tiang beton tanda dimulainya pembangunan gedung kantor Dit Pol Air yang berlantai tiga ini.

Menurut Kepala Biro Logistik Polda Sulteng Kombes Pol Drs. Edward E. Tamboto selaku Kuasa pengguna anggara, dalam sambutanya mengatakan , pembangunan Mako Dit Polair Polda Sulteng ini sudah melalui tender dengan sumber anggaran berasal dari APBN yang tertuang dalam DIPA Biro Logistik dan surat perjanjian (kontrak) antara Biro Logistik Polda Sulteng dengan PT. Teknik Konstruksindo Perkasa, No.dok.kontrak/37/VI/Log.4.1.2/2019/PPK-rolog tanggal 20 juni 2019 tentang paket 45 pekerjaan pembangunan kontrak dan fasum mako ditpolair tahun 2019 dengan total nilai kontrak Rp.22.354.021.000 ( dua puluh dua milyar tiga ratus lima puluh empat juta dua belas ribu rupiah) ”

kapolda sulteng saat memberikan kata sambutan dalam pelaksanaan peletakan batu pertama pembanguman mako dit polair Polda sulteng di laiba

pekerjaan ini terdiri dari :
pekerjaan konstruksi dan fasilitas umum Rp. 19.728.878.000, jasa konsultasi perencanaan Rp. 257.572.000, jasa konsultasi pengawasan Rp. 321.604.000, pengadaan Meubeler Rp. 1.826.748.000 dan biaya pengelolaan kegiatan Rp. 219.210.000, yang dikerjakan oleh PT. Teknik Kontruksindo Perkasa dengan masa pekerjaan 180 ( seratus delapan puluh) hari kelender atau 20 juni sampai dengan 16 desember 2019

selain pembangunan mako juga di tahun 2019 ini juga dikerjakan pembangunan dermaga ditpolair dengan anggran sebesar rp. 6.145.000.000 ( enam milayar seratus empat puluh lima juta rupiah), yang dikerjakan oleh CV. Piranti Gemilang dengan masa kerja selama 180 (seratus delapan puluh) hari kerja atau 12 juni sampai dengan 8 desember 2019 pembangunan Talud dengan nilai kontrak Rp. 1.766.053.000 ( satu milyar tujuh ratus enam puluh enam juta lima puluh tiga rupiah) yang dikerjakan oleh CV. Pilar Nusantara dengan jangka waktu pengerjaan 150 ( seratus lima puluh) hari kelender atau 12 juni samapi dengan 8 desember 2019, pembangunan pagar ditpoair sebesar rp. 909.878.000( sembilan ratus sembilan juta delapan ratus tujuh puluh delapan rupiah) oleh CV.Multi Solution,masa kerja 120 hari kelender atau 12 juni sampai dengan 9 oktober 2019, pembangunan rumah dinas sebesar rp. 979.105.000( sembilan ratus sembilan puluh tujuh juta seratus lima rupiah), yang dikerjakan oleh CV. Karya Primatama masa waktu pekerjaan 120 hari kelender atau 24 juni sampai dengan 21 oktober 2019, pembangunan rumah dinas staf ditpolair tipe 36 (8 kepala keluarga) sebesar rp. 2.216.328.000( dua milyar dua ratus enam belas juta tiga ratus dua puluh delapan rupiah) oleh CV. Eryanas Perdana dengan masa kerja 120 ( setarus dua puluh) hari kelender atau 24 juni samapi dengan 21 oktober 2019,renovasi rumah dinas perwira dit pol air sebesar rp. 115.117.000( seratus lima belas juta setarus tujuh belas juta rupiah) yang dikerjakan oleh CV. Tri Sejahtera selama 60 hari kelender atau 3 juli samapi dengan 31 agustus 2019.

master plan mako dit polair polda sulteng

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto dalam kesempatan itu berharap semoga kantor ini nantinya dapat digunakan dengan baik oleh Dit Polair dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
“Semoga dengan bangunan baru nantinya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik, gedungnya jangan banyak menggunakan Ac karna bisa menggunakan sumber alam yang ada berupa angin yang geratis, jangan banyak skat-skat ruangan sehingga memudahkan apabila ada bencana” ujarnya.saat memberikan kata sambutan, Ia meminta pihak yang terlibat dalam pembangunan markas komando ini harus menjaga kualitas bangunan.

“Karena pembangunan ini menggunakan uang rakyat, jadi, saya mohon kepada kontraktor pemenang tender, agar membangun kantor ini dengan kualitas yang baik. Kemudian konstruksinya harus tahan gempa karena kita berada diwilayah rawan gempa dan kinerjanya harus tepat waktu sesuai kontrak yang ada,” katanya.

Markas Komando (Mako) Direktorat Polisi Perairan Polda sulteng berlantai 3 ( tiga) dimana pada lantai paling atas terdapat Heliped untuk dapat digunakan landasan helikopter.( Swatvnews.id 03)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close