SULTENG

Total APBD Propinsi Sulawesi Tengah Rp. 4.341.261. 096.242. ,

Realisasi APBD sampai dengan 30 Juni 2019 mencapai Rp.1.381.453.349.001 atau mencapai 31.82% Turun 3,3%

Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Dr. Moh. Hidayat Lamakarate , M.Si,(tengah) Asisten II, Dr. Elim Somba, M.Sc. (kiri) Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Richard A. Djanggola , SE, M.SA.(kanan) saat Rapat Tepra Periode 30 Juni 2019, bertempat di Ruang Polibu antor Gubernur,Jumat,05/07/2019.(Foto,humprov-swatvnews)

Palu – Swatvnews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Sulawesi Tengah Dr. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si, Mewakili Gubernur , didampingi Asisten II, Dr. Elim Somba, M.Sc. Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Richard A. Djanggola , SE, M.SA. Memimpin Rapat Tepra Periode 30 Juni 2019, bertempat di Ruang Polibu antor Gubernur,Jumat,05/07/2019

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Propinsi Sulawesi Tengah selaku Sekretaris Tepra,  Richard A, Djanggola, SE, M.SA.  menyampaikan , Realisasi APBD sampai dengan 30 Juni 2019 mencapai Rp.1.381.453.349.001 atau mencapai 31.82%  dari Total APBD Propinsi Sulawesi Tengah Rp. 4.341.261. 096.242.

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan menyampaikan Realisasi Belanja Tidak Langsung Sebesar Rp. 882.881.630.133 dan Belanja Langsung Rp. 498.571.718.869, Lebih jauh kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan juga menyampaikan gambaran data series perbandingan realisasi capaian APBD Year On Year ( Y on Y ) pada bulan juni Tahun 2015 dan bulan juni sampai dengan Tahun 2019, Pada Tahun 2015 realisasi Anggaran 33.85%, Tahun 2016 sebesar 36,48 % , naik 2,63%, Tahun 2017 sebesar 35,33% Turun 1,15%, Tahun 2018 sebesar 35,15% Turun 0,21%, dan Tahun 2019 realisasi Anggaran mencapai 31,82 % atau Turun 3,3%. , terakhir Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan menyampaikan bahwa realisasi anggaran yang belum sesuai dengan target dipengaruhi adanya libur dan cuti bersama lebaran sehingga proses pertanggungjawaban kegiatan cendrung lambat dan juga masih banyak kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa dalam proses lelang .

Selanjutnya Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Dr. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si. mewakili Gubernur menyampaikan dengan melihat realisasi Anggaran belum mencapai target maka perlu dilakukan pola atau cara yang baik agar realisasi anggaran sesuai dengan target yang sudah ditetapkan dan diharapkan OPD dapat memberikan klarifikasi terkait dengan belum tercapainya realisasi anggaran yang belum sesuai dengan target, sekda juga mengharapkan agar kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa agar dapat mensosialisasikan kepada Penyedia jasa terkait dengan adanya perubahan sistem Pengadaan Barang dan Jasa sesuai dengan Ketentuan Perundang – undangan yang berlaku, pada kesempatan itu juga kepala BPKAD , Bahran SE, MM, menyampaikan bahwa saat ini terjadi ketimpangan antara realisasi belanja dengan realisasi pendapatan Daerah , saat ini realisasi pendapatan Pemda propinsi sudah mencapai lebih dari 50 % tetapi realisasi belanja sangat rendah hanya mencapai 31.82% , sehingga sudah dipastikan adanya kelambatan pertumbuhan ekonomi masyarakat akibat lambatnya uang yang beredar dimasyarakat, untuk itu diharapkan strategi dari kepala OPD untuk dapat segera merealisasikan anggarannya .(Humprov-Swatvnews.id)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close