Palu

Polda Sulteng Tetapkan tiga Tersangka Kasus Tambang Ilegal Dongi-Dongi

Tambang Ilegal Donggi-Donggi, Dua Orang di Ditahan di Rutan Polda ,Satu Tersangka Wajib Lapor

Kendaraan Truck pengangkut reff dari tambang dongi-dongi milik tersangka saat diamankan oleh penyidik  di Mapolda Sulteng, (Photo, Swatvnews.id/2019)

Palu, Swatvnews.id – Kepolisian Daerah (Polda

batuan yang mengandung emas (reff) saat diamankan penyidik ditreskrimsus Polda Sulteng, Photo-Swatvnews.id/2019

) Sulteng menetapkan 3 (tiga) orang tersangka dalam kasus penembangan tanpa IUP, IUPK dan atau penampungan,memanfaatkan,melakukanpengelolaan dan pemurnian,pengangkutan,penjualan mineral atau batu bara yang bukan dari pemegan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Ijin Usaha Peryambangan Khusus (IUPK) senin 1/07/2019

terhadap tersangka dilakukan penahanan di rutan Polda Sulteng selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 29 mei 2019, kemudian diperpanjang selama 40 ( empat puluh)hari sejak Tanghal 18 Juni 2019 sampai dengan 27 Juli 2019

Penahanan tersangka berdasarkan Laporan Polisi : LP-A/159/2019/sulteng/2019 tanggal 28 mei 2019 tentang, melakukan usaha pertambangan tanpa IUP,IPR IUPK dan atau menampung,memanfaatkan,melakukan.pengolahan dan pemurnian,pengangkutan,penjualan mineral dan batubara yang bukan pemegang IUP,IPR dan IUPK

penangkapan ini bermula pada tanggal 27 mei 2019 sekitar pukul 21.00 wita petugas Kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulteng menemukan mobil Toyota Avanza DN 1269 NF,sedang mengangkut material batu ( teff) yang mengandung emas sebanyak 17 ( tujuh belas) karung tanpa izin di jalan Gunung Sari kelurahan Kawatuna Kecamatan Mantikulore Kota Palu yang selanjutnya diamankan di Polda Sulteng guna penyidikan lanjut

dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sebanyak 6 ( enam) orang saksi dan mengambil keterangan dari saksi Ahli, penyidik menetapkan 2 (dua) orang tersangka Lk. RD alamat dusun Dongi-Dongi Desa Sedoa Kec.Lore Utara Kab.Poso dan Lk. Ov alamàt dusun Dongi-dongi desa Sedoa Kec. Lore Utara Kab. Poso dengan barang bukti beruapa 17 ( tujuh belas) karung material tambang (reff) batu bara,pasir dan tanah, 1 (satu) unit kendaraan mobil.Toyota Avanza warna putih DN 1269 NF.

dimana sebelumnya pada tanggal 10 mei 2019 pihak penyidik terlebih dulu menangkap Pr.Hj. Er alamat jln. Vetran lrg. I kel Lasoani Kec. Mantikulore Kota Palu dalam kasus pertambangan Mineral dan batu bara di wilayah Penembangan Emas dusun dongi-dongi dengan mengamankan barang bukti berupa 200( dua ratus) karung pasir reff ( pasir mengandung emas) dan 1 ( satu) unit mobil Dum Trick DN 8586 VF beserta STNK dan saat ini barang bukti di titipkan Di Rumah Tahanan dan Barang bukti Polda Sulteng namun tersangka tidak ditanahan d
dengan status wajib lapor

dalam kasus ini penyidik Dit Reskrimsus Polda Sulteng menerapkan pasal 158 Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara dengan ancaman hukuman 10 ( sepuluh) tahun penjara dan denda 10.000.000.000.00 ( sepuluh milyar rupiah) dan pasal 161 Undang-Undang RI No. 4 Tahun 2009, tentang pertambangan Mineral dam batubara, dimana ketiga tersangka dalam dua berkas yang berbeda penyidik telah melimpahkan ketahap 1 (satu) dikejaksaan Negeri Palu

Kabid Humas Polda Sulteng Akbp Didik Supranoto.SIK memberkan hal ini ” Polda Sulteng saat ini telah menangani kasus tambang dongi-dongi dan saat ini berkas sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa penuntut umum (JPU) tinggal menungguh tahab 2 (dua) penyerahan tersangka dan barang bukti diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal diluar dari ketentuan hukum yang berlaku” ucap kabid humas
(Swatvnews.id 03)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close