Palu

Barang Ilegal Siataan Di Musnakan

potensi kerugian negara sejumlah Rp. 2.261.337.000

Berbagai macam barang ilegal hasil sitaan dimusnakan oleh KPPBC Pantoloan, (foto-mitha,Swatvnews.id)

Palu, Swatvnew.id – Pemusnaan rokok ilegal dan MMEA hasil penindakan Bea Cukai Pantoloan Priode tahun 2018,sebagai salah satu institusi strategis di lingkungan kementrian keuangan,Direktorat jenderal bea dan cukai, rabu,26/06/2019

Barang sitaan ada yang dimusnakan dengan cara dibakar

Direktorat Jendral Bea dan Cukai memiliki tugas dan fungsi sebagai Revenue collector atau pengumpul penerimaan Negara untuk biaya penggunaan,belanja pegawai serta kesejahteraan sosial dan sekaligus memiliki tugas dan fungsi sebagai community protector dalam berperan memberikan perlindungan kepada masyarakat khususnya bidang cukai berupa mencegah beredarnya barang-barang ilegal khususnya barang-barang kena cukai hasil tembakau ( HT),minuman beralkohol (MMEA),hasil pengelolaan Tembakau (HPTL) atau biasa disebut Liquid vape, dan barang-barang nerbahaya lainya agar tidak dikomsumsi di masyarakat.

Hal ini di atur dalam Undang-Undang No. 11 tahun 1995 yang telah diubah dengan Undang-Undang No.39 tahun 2017 tentang cukai dan undang-undang No.10 tahun 1995 yang status penyelesaian untul dimusnakan.

Pemusnaan barang milik Negara hasil penindakan KPPBC tipe madya pabean C Pantoloan sebanyak 32 kali penindakan selama tahun 2018 dengan rincian sebagai berikut :
Hasil tembakau dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) berjumlah 380.460 batang rokok ilegal dan 86.987 botol MMEA

    Berbagai macam barang ilegal sitaan di perlihatkan ke ke masyarakat sebelum dimusnakan

Dimana ditemukan jenis pelanggarakan pada saat penindakan tersebut pelekatan pita cukai salah personalisasi,peletakan pita cukai palsu,tidak dilekati pita cukai dan menggunakan pita cukai yang bukan haknya dengan  perkirkiraan nilai barang sejumlah Rp. 2.392.595.700 ( dua milyar tiga ratus sembilan puluh dua juta lima ratus sembilan puluh lima ribu tujuh ratus rupiah) dan potensi kerugian negara sejumlah Rp. 2.261.337.000 ( dua milyar dua ratus enam puluh satu juta tiga ratus tiga puluh tujuh ribu rupiah).

barang kena cukai (BKC) yang dimusnakan ini berasal dari hasil penindakan diwilayah pantai timur samapi moutong,pantai barat samapi buol,Donggala,Pasangkayu,sigi Biromaru,Palolo,Kulawi dan wilayah Kota Palu.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe madya Pebean C Pantoloan M. Madjid mengatakan ” terima kasih kepada masyrakat atas peran sertanya memberikan laporan kepada kami untuk mendukung pelaksanaan tugas kami, Kejaksaan Republik Indonesia, kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri),Tentara Republik Indonesia (TNI),kementrian keuangan Republik Indonesia,serta pemerintah Daerah Sulawesi Tenga” terangnya. (Ys, Swatvnews.id)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close