SULTENG

Berharap Tebusan Rp.100.000.000.- Penculik Anak Tiri di Tangkap Polisi

Subdid IV Reserse Kriminal Umum Polda Sulteng

Kabid Humas Polda Sulteng Akbp Didik Supranoto, SIK didampingi Kabuddit IV PPA Akbp Taufik Sugi Adhadi dan Panit I PPA Ipda Siti saat pelaksanaan Konferensi Pers diruang Lobby Polda Sulteng,kamis(13/06/2019)Photo-Swatvnews.id

Palu, Swatvnews.id – Tim Penyidik Subdit IV Perlindungan Perempuan dan anak Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulteng yang dipimpin AKBP Taufik Sugih Adhadi, berhasil meringkus pelaku penculikan anak berinisial DH alis D usia 45 tahun, Warga Jl.Sungai Palayua Kelurahan Taipa Kecamatan Palu Utara, pelaku ditangkap di Kalimantan Timur oleh kepolisian Kaltim, Sabtu (11/5/2019).

kegiatan Komperensi Pers di ruang lobby Polda Sulteng,kamis 13 juni 2019

Hal tersebut, di ketahui setelah Press Release Polda Sulteng, Kamis (13/06/19) Berdasarkan Laporan Polisi Nomor :LP/140/V/2019/Sulteng/SPKT tanggal 11 Mei 2019, yang dilaporkan oleh Sdri.Dian Andriani,( ibu kandung)

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto mengatakan, Sebelumnya, Pada hari Rabu tanggal 08 Mei 2019 tersangka mulai mengajak korban ikut dengannya ke kalimantan Timur.

“Tersangka menjanjikan akan membiayai perbaikan sepeda motor korban yang rusak,” ucapnya.

Lanjut Kabid Humas, Pelaku mengatakan, kepada korban bahwa di tempat tujuan yaitu Kalimantan Kalimantan Timur, hanya 2 (dua) hari dan tidak akan di apa-apakan disana. Bujuk pelaku kepada korban.

Kemudian, pada hari Jum’at tanggal 10 Mei 2019 sekitar jam 14.00 Wita Korban a.n. Riyad Saputra (anak pelapor) yang masih berusia 15 tahun pamit dari rumah dengan alasan untuk memperbaiki motor miliknya di bengkel, pada saat itu korban dijemput ayah tirinya dan dibawa ke Kalimantan Timur tanpa sepengetahuan ibu kandung korban.

Setibanya di penginapan Beringin Baru Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur tersangka DN alias D menelpon Ibu kandung korban Sdri.Dian Andriani (pelapor) dan meminta uang senilai Rp.100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) dengan mengancam

Isi ancaman pelaku, “jika tidak mengirim uang, korban tidak akan kembali”.ancamnya.

“Selanjutnya tersangka mengirim foto korban melalui Whatshap kepada Sdri. Dian Andriani dan terlihat bahwa korban pada bagian mata sebelah kiri terdapat lebam,” katan Kabid Humas.

Setelah Polda Sulawesi Tengah menerima laporan langsung bekerjasama dengan Polda Kaltim untuk mencari keberadaan tersangka dan korban, yang mana pada pukul 22.00 Wita pada hari Sabtu dilaporkan kasus penculikan anak tersebut telah didapat di kabupaten Kutai Kartanegara selanjutnya dilakukan penangkapan dan penahanan.

Kabid Humas Juga mengungkapkan, kemungkinan Pelaku di duga cemburu dengan ibu Korban yang mana ibu korban merupakan istri dari pelaku dan ayah tiri dari korban, karena istrinya tak memberi tahu bahwa memiliki akun media sosial.

Tersangka DN alias D melakukan tindak pidana penculikan anak sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 83 Jo pasal 76 F UU No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 328 KUHPidana.
Ancaman hukuman UU khusus, minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun dan Ancaman hukuman KUHP 12 tahun.Sugi,Swatvnews.id

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close