Palu

Kampung Baru Fair, Demi Lestarikan Budaya Kota Palu

 

Ahmad Gondrong warga kampung baru mengarak mandura  tanda dimulainya Festival Kampung Baru Fair 2019 d yang berlokasi di Kelurahan Baru Kecamatan Palu Barat, Selasa (11/06/2019) Sore.

Palu, Swatvnees.id – Pemerintah Kota Palu, menggelar Festival Kampung Baru Fair 2019 dengan melakukan arak arakan Mandura, yang berlokasi di Kelurahan Baru Kecamatan Palu Barat, Selasa (11/06/2019) Sore.

Terbentuknya Kampung Baru Fair dan Lebaran Mandura ini, berawal dari inisiatif masyarakat yang mana inisiatif tersebut sejalan dengan visi dan misi Walikota Palu, Hidayat.

Lurah Baru, Yusran mengatakan Kampung Baru Fair dan Lebaran Mandura ini telah dilaksanakan sebanyak enam tahun berturut turut, yang mana dua tahun di awal dilaksanakan oleh pengurus Masjid Kami Kampung Baru dan kemudian di ambil alih oleh Pemerintah Kota Palu.

“Setelah saya menjabat sebagai lurah di sini, saya berinisiatif bagaimana caranya agar Lebaran Mandura ini, dapat melibatkan seluruh masyarakat Kampung Baru,” ucapnya.

Dia menambahkan, awal di laksanakanya Lebaran Mandura ini, pada tahun 2014, sementara kampung baru Fair baru dua kali di laksanakan yang mana merupakan inisiatif dari para pemuda Kelurahan Baru.

“Mendapat masukan dari para pemuda yang ingin menggelar Kampung Baru Fair ini, dari situlah saya mengawinkan antara keduanya,” ungkapnya.

Hal ini juga telah menjadi kegiatan rutin Pemerintah kota yang di laksanakan tiap tahun yang di masukan dalam kalender Iven Kota Palu dan telah menggunakan Anggara Pembangunan Daerah (APBD) mulai tahun ini.

Pada Festival dan Lebaran Mandura sebelumnya, Walikota pernah mengatakan akan mengupayakan bahwa kegiatan ini akan di jadikan kegiatan Nasional yang akan di nikmati bukan hanya warga Kota Palu tetapi seluruh Masyarakat Indonesia dapat mengikutinya.

Tidak hanya itu, Walikota juga mengungkapkan bahwa akan meminta persetujuan masyarakat dan akan mengubah nama dari kegiatan Festival Kampung Baru Fair menjadi Festival Lebaran Mandura, namun hal tersebut belum terlaksana.

Yang mana terlihat, nama kegiatan belum berubah dan kemungkinan hal tersebut belum terealisasi, mungkin saja berkaitan dengan adanya bencana yang terjadi di Kota Palu pada 28 September 2018 silam.

Tim Redaksi Swatvnews, masih akan meminta keterangan Walikota Palu terkait Hal tersebut.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close