Parimo

Jalur Trans Sulawesi Desa Sipayo Longsor, Pengendara Antri Berjam Jam

Jalur Trans Sulawesi Desa Sipayo Longsor, Pengendara Antri Berjam Jam

longsoran Gunung di Desa Sipayo Kecamatan Tinomo Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (07/05/19) Sore.Photo,swatvnews.id

Parimo, Swatvnews.id – Arus balik mudik dari arah Parigi Moutong menuju Kota Palu dan Kota Parigi, terhalang dengan longsoran Gunung di Desa Sipayo Kecamatan Tinomo Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (07/05/19) Sore.

Longsoran yang diakibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi sejak Jumat pagi, membuat arus jalan trans Sulawesi Parimo, yang menghubungkan antara Kota Parimo dan Gorontalo longsor.

Salah seorang pengendara, Wardan mengatakan, dirinya telah terjebak di lokasi longsor tersebut dari awal terjadinya longsor sekitar pukul 11.00 WITA, Kami akan mengantarkan orang tua kami yang akan berobat di Rumah Sakit Umum Kota Parigi.

“Saya sangat menyayangkan, dengan pelayanan dan pengamanan mudik, karena seharusnya penempatan pos pos mudik juga sangat perlu untuk di tempatkan di jalur yang rawan longsor agar dapat segera di kordinasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.

Dirinya hanya berharap, agar pemerintah setempat khususnya Pemerintah Daerah atau dinas terkait memperhatikan jalur jalur yang rawan longsor karena itu sangat membahayakan bagi pengendara yang akan melakukan arus mudik maupun arus balik mudik yang melewati jalur tersebut.

Di Lokasi terjadinya longsor tersebut juga, terlihat antrian panjang kendaraan yang akan bepergian ke arak Kota Palu dan Parigi begitupun sebaliknya.

Demi untuk meloloskan kendaraan tersebut dari longsor itu, para warga sekitan bahu membahu membersihkan lumpur yang bercampur material pepohonan ang terjatuh dari atas gunung, tidak hanya itu, mereka juga di bantu mobil Truk yang juga akan melewati jalur tersebut, yang mana truk itu, di gunakan untuk menarik material pohon yang tertimbun Longsor.

Setelah beberapa jam berusaha melakukan pembersihan Jalur Trans Sulawesi tersebut, Para warga akhirnya berhasil membersihkan material lumpur yang bercampur pohon itu.

Setelah melakukan pembersihan, para warga meminta uang seikhlasnya kepada para pengendara yang terjebak longsor, para pengendara punmengerti dengan keadaan para warga yang telah berusaha membantu membersihkan longsoran tersebut.

Pengendara dapat melewati jalur tersebut, sekitar pukul 18.00 WITA malam yang mana longsor terjadi dari pukul 11.00 siang hari.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close