SULTENG

Polda Sulteng Gelar Pasukan, Operasi Ketupat Tinombala 2019 Serentak Dimulai.

Operasi KETUPAT TINOMBALA – 2019 diwilayah Provinsi Sulawesi Tengah Libatkan 1.397 Personil.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto didampingi Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita saat pemeriksaan Pasukan  bertempat di halaman Polda Sulteng, Selasa (28/05/2019), Pagi.(Photo-Swatvnews.id/2019)

Palu, Swatvnews.id – Hari Raya Idul Fitri yang diawali dengan datangnya bulan Ramadhan bukan hanya merupakan kegiatan ibadah dan perayaan keagamaan bagi umat Islam, tetapi sudah berkembang sebagai bagian dari tradisi atau budaya bangsa Indonesia.

Menjelang Idul Fitri terjadi peningkatan aktivitas masyarakat untuk kegiatan belanja,mudik kekampung halaman dan takbiran serta Sholat Idul Fitri bersama keluarga.

Polda Sulteng, Polres dan Polsek didukung oleh TNI dan instansi terkait lainya serta Mitra Kamtibmas menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi KETUPAT TINOMBALA – 2019, selama 13 (tiga belas) hari mulai tanggal 29 Mei s/d 10 Juni 2019,
dengan mengedepankan satgas Turbinjali ( Pengaturan,Pembinaan, Penjagaan dan Patroli) Kamseltiblancarlantas (Keamanan, Keselamatan dan Kelancaran Arus Lalulintas) lidik sidik dan bantuan operasi dalam rangka pengamanan kegiatan Idul Fitri 1440 H, guna mewujudkan situasi Kamtibmas dan kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Untuk mengecek kesiapan personil, Polda Sulteng melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2019 yang dipimpin Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto dan Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita bertempat di halaman Polda Sulteng, Selasa (28/05/2019), Pagi.

Bertindak selaku komandan apel AKBP Addas, dengan kesatuan apel yang terdiri dari 1 peleton Pama Polda Sulteng, 3 peleton Satbrimob, 3 peleton Ditsamapta, 1 peleton Ditpolairud, 3 peleton Ditlantas, 1 peleton Ditpamobvit, 1 peleton gabungan (Reskrimum,Sus,Narkoba dan Intel Polda Sulteng), 3 peleton Kompi kerangka, 2 peleton Polres Palu, 1 peleton POM/Provost, 1 peleton Yon 711, 1 peleton 132/Tdl, 1 peleton TNI AL, 1 peleton Perhubungan/LLAJR, 1 peleton Satpol PP, 1 peleton Basarnas, 1 peleton Dinas Kesehatan, 1 peleton Jasa Raharja, 1 peleton Pramuka, 1 peleton Pemadam kebakaran serta 1 peleton Senkom,Orari dan Rapi.

Dalam sambutannya Inspektur apel membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia diantaranya, “Operasi Ketupat Tahun 2019 akan diselenggarakan di seluruh 34 Polda dengan 11 Polda prioritas, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali, dan Polda Papua.

Operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Yang mana, akan digelar 2.448 Pos Pengamanan, 764 Pos Pelayanan, 174 Pos Terpadu, dan 12 lokasi check point sepeda motor, pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Objek pengamanan dalam Operasi Ketupat Tahun 2019, antara lain berupa 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat perbelanjaan, 77.217 masjid, dan 3.530 objek wisata”.

Sementara untuk Polda Sulteng menyiapkan 59 Pos Pengamanan, 25 Pos Pelayanan dan 12 Pos terpadu.

Kapolri juga menegaskan, Dalam kesempatan yang penuh dengan semangat dan rasa kebersamaan ini, dirinya menekankan beberapa hal, yaitu persiapkan secara optimal seluruh aspek penyelenggaraan operasi.Hal tersebut bertujuan agar operasi dapat terselenggara dengan sukses, aman, dan lancar.

Terus pertahankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan sepanjang penyelenggaraan operasi, terus jaga dan pelihara soliditas dan sinergisitas seluruh komponen penyelenggara operasi. Hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat mencederai keberhasilan pelaksanaan tugas, laksanakan setiap penugasan dengan penuh semangat, kebanggaan, dan tanggung jawab, demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

  1. Personil yang dilibatkan dalam operasi KETUPAT TINOMBALA – 2019 diwilayah Provinsi Sulawesi Tengah secara
    keseluruhan berjumlah 1.397 Personil.

Operasi Kepolisian Terpusat dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1440 H, adalah bersifat terbuka dalam bentuk operasi Harkamtibmas (Pemeliharaan, Keamanan,Keteriban masyarakat) dilaksanakan dengan memberikan Perlindungan,Pengayoman dan Pelayanan kepada Masyarakat sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.(sugi-Swatvnews.id/2018)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close