SULTENG

Sulawesi Tengah,36.000 orang pecandu Narkoba dan sudah dilakukan rehab sebanyak 3000 Orang.

   pembangunan Lapas Khusus Narkoba yang jauh dari pemukiman dan tidak ada sinyal HP.

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. Menerima Kepala BNNP Sulteng Brigjen Pol. Drs. Suyono, MM,M.Pd  Photo, Humaspemda-Swatvnews.id/2019

Palu, Swatvnews.id – Kepala Badan Narkotika Nasionsal Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah  Brigjen Pol. Drs. Suyono, MM, Kpd, menyampaikan beberapa hal terkait dengan Kondisi Peredaran Narkoba di Sulteng antara lain di Ruang Kerja Gubernur, Kamis 23 Mei 2019

Bahwa Peredaran Narkoba dikendalikan penghuni Lapas. sehingga perlu kebijakan pembangunan Lapas Khusus Narkoba yang jauh dari pemukiman dan tidak ada sinyal HP.

Saat ini masyarakat Sulawesi Tengah sudah 36.000 orang pecandu Narkoba dan sudah dilakukan rehab sebanyak 3000 Orang.
Bisnis Narkotika beresiko dan sangat menguntungkan sehingga peredarannya sangat susah di hentikan dan Banyak oknum pegawai yang terlibat yang sangat mengorbankan masa depan anak bangsa kita

Meminta Dukungan Gubernur dan Bupati dan Walikota kiranya RS Pemerintah Daerah dapat disiapkan ruang Rehabilitasi Pecandu Narkoba.

Meminta Dukungan Gubernur Sulawesi Tengah bersama Unsur Forkopimda dalam Pembersihan kampung  zona merah tingkat peredaran Narkotika tertinggi.

Kepala BNNP Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Drs. Suyono, MM, M,Pd, dukungannya terhadap seluruh program Gubernur dalam rangka pemberantasan peredaran Narkotika di Sulawesi Tengah.

Selanjutnya Kepala BNNP Propinsi Sulawesi Tengah menyampaikan permohonan kiranya Gubernur Berkenan menjadi Inspektur Upacara HANI dan Narasumber Talk Show HANI yang dilaksanakan tanggal 26 Juni 2019.

Pada Kesempatan itu Gubernur mengharapkan agar terus tingkatkan koordinasi dengan semua pihak didalam memutus rantai peredaran narkoba di Sulawesi Tengah,  Gubernur juga mengharapkan agar pembersihan daerah Zona merah Peredaran Narkoba dengan mencontoh daerah lain seperti jakarta , Gubernur juga mengharapkan agar BNNP terus melakukan Tes Urin kepada ASN dengan harapan ASN harus bersih dari pengunaan Narkoba, (Humasprov-Swatvnews.id/2019)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close