Palu

JKPT Sulteng Temukan Beras Organik Tak Miliki Nomor Registrasi

Tim JKPT saat menemukan beras tanpa nomor registrasi di salah satu toko retail modern di Kota Palu, Selasa (21/5/2019) siang, Photo Swatvnews.id/2019

Palu, Swatvnews.id – Tim Jejaring Keamanan Pangan Terpadu (JKPT) di Provinsi Sulawesi Tengah kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko retail modern di Kota Palu, Selasa (21/5/2019) siang.

Tim JKPT berasal dari Dinas Pangan Provinsi Sulteng, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Sulteng, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, dan akademisi Untad Palu.

Saat menyambangi toko retail modern Palu Mitra Utama di Jalan Hasanuddin, tim menemukan beras organik dalam kemasan, yang tidak memiliki nomor registrasi dari Kementrian Pertanian RI.

Padahal, sesuai dengan peraturan Menteri Pertanian nomor 53 tahun 2018, mewajibkan semua beras yang dijual dalam kemasan, wajib mencantumkan nomor registrasi Kementan.

Kepala UPT Pengawasan Sertifikasi Mutu dan Keamanan Pangan (PSMKP) Dinas Pangan Sulteng, Darmawati mengatakan, beras temuan tanoa nomor registrasi Kementan itu, ternyata sisa dari temuan sidak yang mereka lakukan pada Februari 2019 lalu.

“Kemarin kita adh sampaikan kepada pemilik toko, agar jangan dulu menerima, tapi ternyata itu adalah stok lama,”jelasnya.

Olehnya kata dia, untuk sementara peredaran beras tanpa nomor registrasi Kementan itu masih bisa ditoleril.

Alasannya, masih stok lama dan sedang dalam pengurusan nomor registrasi di Kementan RI.

“Jadi dari suplayer nya memang belum memasukkan stok, karena sementara diurus,” terangnya.

Tetapi ke depan lanjutnya, jika nomor registrasi sudah ada, makan setiap kemasan harus mencantumkan nomor registrasi dari Kementan RI.

Sebab, nomor registrasi itu untuk memastikan keamanan produk bahan makanan yang diperjualbelikan bebas kepada masyarakat.

“Kalau masih ada yang polos sepeti itu (tidak ana nomor registrasi, red), dari Satgas Pangan Polda Sulteng berhak untuk menarik barang tersbdut dari pasar,” tandasnya.
(Sugi/Swatvnews.id/2019)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close