Palu

Huntara di Segel Kontraktor, Masyarakat Juga Belum Menerima Bantuan

pemerintah terkait dan pihak perusahaan terkait segera menyelesaikan hal ini, agar kami bisa tenang menempati Huntara

Hunian Sementara (Huntara) yang berada di belakang Terminal Mamboro, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu.

Palu, Swatvnews.id – Perusahaan PT PP (Pembangunan Perumahan), yang merupakan milik BUMN, belum melakukan pembayaran terhadap pihak pemborong yang mengerjakan Hunian Sementara (Huntara) yang berada di belakang Terminal Mamboro, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu.

Akibar dari hal tersebut, huntara yang seharusnya menjadi tempat sementara bagi penyintas bencana gempa bumi, tsunami dan likuefaksi pada 28 Spetember 2018 lalu, disegel oleh pihak pemborong dan pekerja. Masyarakat yang mendiami huntara tersebut, tidak bisa berbuat banyak.

“Jika huntara ini disegel, kami harus tinggal di mana lagi, Sedangkan rumah, harta dan pekerjaan, hancur serta hilang karena bencana,” kata salah seorang penghuni huntara, Ibu Ifa, saat ditemui lokasi Huntara yang di segel, Jumat (17/5/19).

Dia berharap, agar pemerintah terkait dan pihak perusahaan terkait segera menyelesaikan hal ini, agar kami bisa tenang menempati Huntara ini.

“Kami sudah 2 bulan lebih menempati Huntara ini, tapi bantuan hidup yang dijanjikan pemerintah belum ada sampai sekarang, ditambah lagi dengan masalah penyegelan ini,” Ucapnya.

Dirinya juga mengungkapkan, Setau kami anggaran tersebut suda ada Bagaimana dengan masalah ini, kenapa kami seakan tidak diperhatikan Ada apa sebenarnya. tambahnya.

Sementara itu, Walikota Palu Hidayat mengatakan dirinya baru mengetahui hal tersebut dan belum mengetahu apa permasalahannya.

“Saya akan melakukan peninjauan ke lokasi Huntara tersebut, agar kami.bisa lebih cepat menyelesaikan hal tersebut,” katanya saat menghadiri buka puasa bersama Polda Sulteng.

Dia menambahkan, hal tersebut adalah penanganan dari kementrian PUPR yang mana kami akan segera mengkordinasikan hal tersebut agar masyarakat yang menempati Huntara bisa tinggal denga tenang.

“Saya sangat menyayangkan, karena Para penyintas di kelurahan Mamboro tersebut, telah lama tinggal di tenda dan baru saja di pindahkan ke Huntara, namun permasalahan baru kembali muncul yaitu Huntara tersebut, di segel,” tutupnya
(Sugi/swatvnews.id/2019).

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close