EKOBIS

pangkalan yg langgar SOP, izinya akan di cabut

Disperindak Minta Masyarakat Aktif Awasi Pangkalan Elpiji, Jika Menemukan Kejanggalan Tolong Laporkan

Aktifitas penjualan dan penukaran di salah satu pangkalan gas elpiji di kota palu

Palu, Swatvnews.id – Maraknya pangkalan resmi yang menjual diatas harga het dan memanfaatkan situasi dan kondisi kelangkaan elpiji membuat pemerintah geram.

Olehnya itu, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Palu mengimbau masyarakat melaporkan jika terjadi kecurangan, baik penimbunan maupun penjualan diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).14/05/2019

Sekretaris Disperdagin, Amirudin kepada sejumlah awak media mengatakan semua pihak harus terlibat sehingga pangkala bisa jujur dalam melayani konsumen.

“Oleh dari itu, masyarakat tolong melaporkan jika mendapati hal seperti itu. Ini tidak akan terealisasi jika hanya mengeluh, langsung saja di laporkan kepada kami agar bahu membahu dengan kepolisian dan pertamina untuk membereskan itu,” tuturnya.

Dikatakannya, Disperdagin punya satuan seperti Penyidik Pengawai Negeri Sipil Perlindungan Konsumen (PPNSPK) dan Satgas Pangan yang siap menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan masyarakat, termasuk soal elpiji.

“Tapikan kita terbatas, yang dibutuhkan adalah sinergitas seluruh pihak. Kita mungkin bisa mendapatkan sejumlah pangkalan, tapikan tidak mungkin seluruhnya dapat diawasi, makanya masyarakat sangat diharapkan,” tambahnya.

Pihaknya bahkan tidak segan untuk mencabut izin pangkalan jika terbukti melanggar. Katanya, sudah ada ratusan pangkalan yang dicabut izin akibat melanggar Sistem Operasional Prosudur (SOP) yang ditetapkan antara pemerintah, pertamina dan pangkalan resmi tersebut.

“UU tentang perlindungan konsumen jelas telak kena ke mereka dan itu tidak main-main. Kami akan bersinergi dan membawanya hingga ke ranah hukum jika mereka merugikan masyarakat,” ujarnya.
(Sugi/swatvnews.id/2019).

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close