SULTENG

Polda Sulteng Tangkap Peratas Akun Facebook

Cinta dibalik Peratas akun Facebook, Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara

ilustrasi

Palu, swatvnews.id – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulteng menangkap peratas akun Pacebook yang meresahkan masyarakat dengan postingan isu sara

berdasarkan laporan Polisi Lp /141/V/2019/spkt, Tanggal 11 Mei 2019, berselang beberapa jam setelah menerimah laporan pengaduan dari pelapor Margareta Josep Topahu 18 tahun, Polisi berhasil menangkap pelaku inisial Rm 28 tahun di wilayah Kab. Biromaru tanpa perlawanan ,(11/05/2019)

Margareta Josep Topahu melaporkan peratas Facebook dengan Akun Jein Dea Yuliana dengan krinologis,
pada Hari Minggu 5 Mei 2019 sekitar pukul 23.00 wita, pelapor didatangi oleh Pr. Lina Ruslan dan memberitahukan bahwa ada akun Facebook an. Jein Dea Yuliana dengan mengupload Foto-Foto milik pelapor dan membuat status yang menimbulkan ujaran kebencian sehingga banyak orang yang mencari tahu keberadaan pelapor lewat group facebook Info Kota Palu dan mengancam orang tua pelapor dengan mengatakan akan membakar rumah kedua orang tua pelapor, atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan melaporkan ke pihak Polda Sulteng dengan tidak menyertakan nama terlapor

tersangka mengupload tulisan ” itu km rasa.. tobat leh😁😁smoga tambah keras lagi hujan yah tuhan yesusu…kasih 1 minggu lg hujan. spya bersih sdkit desa bangga 😁😁 banx dosa droang makanx tuhan yeses hukum tobat😃”dengan menggunakan akun face book Eta Eta yang mana akun facebook tersebut telah diretas oleh.pelaku yang mana seakan akan pelapor yang melakukan

28 menit selanjutnya dengan akun Jein Dea Yuliana ” bsa itu suara toa mesjid ksi kecil sj,paling z tdk suka bulan mei ini. pesoe pasti tmbah baribut mesjid babunyi huwww.com mintol itu suara ksi d dlam sj.jng ksi besar kluar hargai jga kita yang mau istirahat tidur baribut kw tau suara mu macam butul gagah jga apa lg klu subuh2 pasti bataria lg itu mesjid Ta Kaget 2 tdir # FUCK# ” dengan menggunakan akun facebook Jein Dea Yuliana

dari penyidikan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sulteng, terhadap pelaku RM ternyata memiliki akun facebook kurang lebih 9 akun untuk melskukan aksinya

dari pengakuan pelaku bahwa margareta Josep Topahu merupakan mantan pacarnya karna tidak terimah diputuskan sehingga melakukan aksinya

dari kasus ini penyidik menerapkan pasal 35 UU ITE tentang menipulasi data seolah otentik ,dan pasal 28 UU ITE tentang sara dengan ancaman Hukum maksimal 6 tahun dan atau denda rp. 1.000.000.000( satu milyar Rupiah), ys. swatvnews.id/2019

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close