EKOBIS

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si Pimpin Rapat TEPRA

TEPRA ( Evaluasi Dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pelaksanaan Program dan Kegiatan APBD TA. 2019.Rabu,8 mei 2019

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si Pimpin Rapat TEPRA di Ruang Rapat Polibu Kantor Gubernur, Foto, Swatvnews.id/2019

Palu, Swatvnews.id – Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si , didampingi Sekda Propinsi Sulteng, Asisten Adm. Ekonomi dan Pembangunan , Asisten Adm , Umum, Hukum dan Administrasi, Memimpin Rapat TEPRA ( Evaluasi Dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pelaksanaan Program dan Kegiatan APBD TA. 2019.Rabu,8 mei 2019

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan , Richard Arnaldo Djanggola, SE, M,SA. selaku sekretaris TEPRA menyampaikan bahwa peran TEPRA sangat berperan Positip untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap penyerapan dan realisasi APBD sebagai bahan informasi kepada Gubernur terkait dengan proses pengelolaan keuangan dan proses pengadaan Untuk bahan pertimbangan .

Selanjutnya Kepala Biro Ekbang menyampaikan bahwa Pelaksanaan penilaian pelaksanaan evaluasi TEPRA  Tahun 2019 berubah sesuai dengan E- MONEP , kalau sebelumnya Tahun 2018 bahwa penetapan realisasi  target APBD didasarkan capaian target realisasi APBD Tahun sebelumnya sedangkan Penetapan Target untuk Tahun 2019 dihitung berdasarkan Akumulasi usulan Target Perbulan yang ditetapkan oleh masing masing OPD sehingga penetapan target APBD menjadi Realistis  dan terukur , tepat sasaran sesuai dengan yang direncanakan OPD.

Lebih Jauh Karo Ekbang menyampaikan bahwa penetapan Target Realisasi APBD setiap bulannya sesuai dengan sistem Aplikasi E- MONEP di Fokuskan dengan Realisasi Belanja Langsung tetapi Evaluasi Keseluruhan Anggaran APBD pada setiap OPD akan disandingkan Perhitungan Realisasi antara Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung dan Aplikasi E- MONEP memberikan kemudahan kepada OPD dapat Mengupdate data progres realisasi setiap saat atau Realtime , lebih jauh Kepala Biro Ekbang menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan sistem maka OPD harus membuat Pakta Integritas untuk mempertegas komitmen kepada Gubernur bahwa Target yang ditetapkan dapat direalisasikan ,terakhir Kepala Biro Ekbang menyampaikan bahwa Realisasi APBD TA. 2019 Per 30 April 2019 sebesar Rp. 589.008.071.117 atau sebesar 13.57% dari Total APBD sebesar Rp. 4.341.261.096.242.  dan Realisasi Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 368.671.643.907 atau 15.55% dari Total Belanja Tidak Langsung Sebesar Rp. 2.370.231.766.669, dan Realisasi Belanja Langsung Sebesar Rp. 220.336.427.210 atau 11.18% dari Total Belanja Langsung Sebesar Rp. 1.971.029.329.573.

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan sistem Evaluasi TEPRA APBD Tahun 2019 , sehingga realisasi target yang ditetapkan berdasarkan Target yang ditetapkan OPD sehingga diharapkan Bapak Gubernur kepada Kepala OPD agar target realisssi yang disampaikan harus benar diketahui dan dipahami kepala OPD ,  Gubernur Sulawesi Tengah Juga menyampaikan bahwa sistem E- MONEP harus dilaksanakan dengan baik karena Sistem tersebut merupakan Rekomendasi KPK dan Sistem ini terhubung langsung dengan KPK , Selanjutnya Gubernur Meminta agar dibuat suatu Sistem Elektronik terhadap Proses Realisasi Anggaran Pemerintah Daerah yang terkoneksi dengan Sistem E- MONEP dan selanjutnya Gubernur Meminta dengan adanya perubahan Sistem Evaluasi REALISASI APBD Tahun 2019 maka OPD diberikan waktu dalam 1 Minggu Kerja atau paling Lambat tanggal 15 Mei 2019 untuk melakukan Revisi terhadap Target Realisasi Anggaran OPD dan hasil Revisi tersebut menjadi Pakta Integritas yang akan ditandatangani OPD sehingga kedepan realisasi Anggaran OPD tidak ada lagi yang tidak sesuai dengan target karena sudah berdasarkan usulan dari masing masing OPD.Humas pemda-Swatvnews.id/2019

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close