Poso

Upacara Hardiknas 2019 digelar di Kabupaten Poso

Upacara Hari Pendidikan Nasional yang disertakan dengan Hari Kartini, berlokasi di Lapangan Sintuwu Maroso Poso, Kamis (02/04/19).

Gubernur Sulawesi Tengah Mengapresiasi Hasil Kerajinan yang dibuat Siswa /i SMU/SMK Propinsi Sulawesi Tengah.

Poso, Swatvnews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional yang disertakan dengan Hari Kartini, berlokasi di Lapangan Sintuwu Maroso Poso, Kamis (02/04/19).

Upacara tersebut, di Hadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Beberapa kepala OPD Propinsi Sulteng, Bupati Poso dan Unsur Forkopimda dan Seluruh Kepala OPD Kabupaten Poso.

Pada Kesempatan Itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, Membacakan Amanat  Menteri Pendidikan Nasional RI  Muhadjir Effendy dengan beberapa Penekanan sebagai Berikut :

Amanat Menteri Pendidikan tersebut, adalah tentang Kecukupan infrastruktur adalah prasyarat untuk menjadi negara maju karena tidak ada satupun negara maju tanpa didukung infrastruktur yang cukup.

Di samping pembangunan infrastruktur, pemerintah juga melakukan pembangunan dari pinggiran. Keduanya memiliki makna yang mendalam.

“Dengan terbangunnya infrastruktur khususnya transportasi dan komunikasi, konektivitas seluruh wilayah indonesia dapat diwujudkan,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, dengan Menerjemahkan kebijakan tersebut di sektor pendidikan, kementerian pendidikan dan kebudayaan telah memberi perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah, terluar, terdepan, dan tertinggal.

Yang mana Tema hari pendidikan nasional tahun 2019 “menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan” tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan.

Saat ini peserta didik kita didominasi generasi z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya indonesia melalui tri pusat pendidikan: keluarga, sekolah, dan Masyarakat.

Selain itu, Penguatan karakter anak juga ditopang dengan hadirnya undang-undang nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan. Kecintaan dan kebanggaan pada simbol-simbol negara itu harus terus ditanamkan agar mampu membentuk generasi yang kuat .

“Anggaran pendidikan kita sekitar 63% dikelola daerah. Oleh karena itu, perlu diingatkan terus-menerus agar daerah mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan dana APBN baik melalui dana alokasi umum (dau) maupun dana alokasi khusus (dak),” ucap gubernur saat menyampaikan amanat menteri.

Dia juga mengungkapkan, Kwalitas pemanfaatan untuk program-program prioritas, serta ABPN yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20%.

Dalam konteks ini, pembangunan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka penguatan sumberdaya manusia yang berkualitas, akan berjalan secara optimal manakala pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan.

Setelah Gubernur Sulawesi Tengah  Drs. H. Longki Djanggola, Membacakan Sambutan Menteri Pendidikan Nasional, Gubernur Menyampaikan bahwa Upacara Hari Pendidikan Nasional kali ini di rangkaian dengan Hari Kartini , Gubernur  Menyampaikan Selamat Hari Kartini dan Semoga Lahir Kartini Kartini Muda Sulawesi Tengah .

Pada Kesempatan Tersebut Gubernur Sulawesi Tengah , Didampingi Kepala Dinas Pendidikan ,Bupati Poso , Unsur Forkopimda Kabupaten Poso , Meninjau Stan Pameran Kerajinan SMU dan SMK  dan Pada Saat meninjau Stand Kerajinan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah sangat Mengapresiasi Hasil Kerajinan yang dibuat Siswa /i SMU/SMK Propinsi Sulawesi Tengah.
(Sugi/swatvnews.id/2019).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close