SULTENG

Kota Palu Peringkat ke 9 Inflasi Nasional Dan ke 2 Wilayah Sulampua

Palu menempati peringkat ke-9 inflasi tertinggi nasional ke-2 di kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua).

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng      G .A Nasser sast memaparkan penyebab inflasi kota Palu 

Palu, Swatvnews.id – Menurut Press Release yang di lakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (02/04/19) Kota
Palu menempati peringkat ke-9 inflasi tertinggi nasional ke-2 di kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua).

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 1,27 persen
dan terendah di Kota Maumere sebesar 0,04 persen.

Hasil tersebut, menurut pantauan IHK Nasional di 82 kota yang ada di Indonesia, yang mana sebanyak 77 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng G.A. Nasser, mengungkapkan Inflasi Kota Palu sebesar 0,72 persen disumbangkan oleh andil kelompok pengeluaran
bahan makanan sebesar 0,62 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,08 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,02 persen, serta kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga dengan andil
masing-masing sebesar 0,01 persen.

“Sedangkan indeks harga kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar selama April 2019 mengalami penurunan sebesar 0,09 persen,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, Pada periode yang sama, inflasi year on year Kota Palu mencapai 5,55 persen, Kenaikan indeks year on year tertinggi terjadi pada kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 9,77 persen, sedangkan kelompok sandang mengalami kenaikan indeks terendah sebesar 1,69 persen.

Sementara itu, Dari 18 kota di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua), selama April 2019 tercatat 14 kota mengalami inflasi dan 4 kota lainnya mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota
Merauke (1,20 persen), diikuti Palu (0,72 persen), Palopo (0,50 persen), Gorontalo (0,50 persen), Kendari (0,46 persen), Makassar (0,45 persen), Watampone (0,39 persen), Ternate (0,34 persen), Bulukumba (0,33 persen), dan kota lainnya di bawah 0,30 persen.

Yang mana, deflasi terjadi di
Kota Manado (1,27 persen), Manokwari (0,55 persen), Jayapura (0,26 persen), dan Ambon (0,16
persen).
(Sugi/Swatvnews.id/2019).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close