EKOBIS

Tenaga Ahli Konsultan Tentukan Kualitas Pembangunan Sulteng

ketua Inixindo  Dr. Ir. Joko Supriyono, bersama sekjen Intakindo Ir. Sigit Adjar Susilo, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulteng Ir. Danny Wawolumaja, Ketua Inkindo Sulteng Ir. Gufran Ahmad,(foto, Sugi-swatvnews.id/2019)

Palu, swatvnews.id – Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo) Sulteng melaksanakan musyawarah provinsi yang secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ir. B. Elim Somba, M.Sc, Sabtu (27/4), di Hotel Santika.

Kegiatan yang dihadiri langsung ketua pusatnya Dr. Ir. Joko Supriyono, bersama sekjen Intakindo Ir. Sigit Adjar Susilo, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulteng Ir. Danny Wawolumaja, Ketua Inkindo Sulteng Ir. Gufran Ahmad dan para mitra Intakindo.

Ketua DPP Intakindo Sulteng H. Juni Hasan, dalam sambutnny mengatakan keanggotaan di daerah sudah mencapai 496 orang yang meliputi rumpun arsitek, teknik sipil dan tata ruang.

Selain musprov, juga dilaksanakan pameran foto dan ekspos hasil penelitian Intakindo terkait kerusakan yang ditimbulkan bencana 28 September 2018 serta seminar ilmiah menyangkut regulasi penyelenggaraan jasa konstruksi dan budaya K3, masing-masing diisi oleh Ketua Pusat dan Sekjen Intakindo.

Selanjutnya Ketua Intakindo Pusat berpesan ke pengurus Intakindo Sulteng supaya menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki fakultas teknik karena disitu lah embiro, calon para tenaga ahli konsultan.

Hal lain yang jadi perhatian Beliau adalah pentingnya sertifikasi bagi tiap tenaga ahli konsultan dan Ia ingatkan bagi yang belum memiliki agar segera mengurusnya termasuk para ASN yang ikut berkecimpung di ranah konstruksi.

“Karena sertifikasi adalah kewajiban yang sudah diatur dalam UU No. 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi,” ungkapnya.

Terkait itu, Ketua LPJK Sulteng mengemukakan bahwa tenaga ahli yang sudah tersertifikasi baru 10 % dari sekitar 80 ribuan yang tersebar di Sulteng.

Karenanya Ia meminta pemda provinsi maupun kabupaten/kota se Sulteng supaya menyisakan sedikit APBD nya untuk membantu pembiayaan sertifikasi lewat LPJK tiap tahunnya.

Senada, gubernur melalui sambutan yang dibaca Asisten Elim Somba menyatakan komitmen dalam membina tiap wadah paguyuban konsultan yang ada sebagai mitra sinerjik membangun daerah.

Asisten juga menyebut peristiwa gempa bumi September 2018 yang lalu menyadarkan akan pentingnya peran tenaga ahli konsultan dalam menentukan kualitas pembangunan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan.

Olehnya musprov diharap menghasilkan rekomendasi yang tepat bagi pembangunan Sulteng yang tangguh di masa depan.

“Terutama peran serta (Intakindo) dalam membantu rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Padagimo (Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong),” harapnya.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali oleh asisten dan dilanjutkan penyerahan cendera mata dari Ketua Intakindo Sulteng.
(Sugi/swatvnews.id/2019).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close