Palu

ACT Resmikan 160 Unit Huntara di Kelurahan Tondo

Direktor Overseases Program Peace Wind Japan, menyerahkan kunci Huntara secara simbolis

Palu, Swatvnews.id – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah, meresmikan Hunian sementara untuk korban bencana Palu, Sigi dan Donggal (PaSiGala), berlokasi di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (25/04/19) siang.

Peresmian 160 unit Huntara tersebut,, dihadiri oleh Rika Yamamoto, Direktor Overseases Program Peace Wind Japan, Kacab ACT Sulteng Nurmarjani Loulembah, Gubernur Sulteng diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Sitti Norma Mardjanu, Walikota palu diwakili Kadis Sosial serta sejumlah warga yang terdampak bencana alam pada 28 september 2019 silam.

Gubernur Sulawesi Tengah, yang di wakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Sulteng, Sitti Norma Marjanu mengatakan gubernur sangat mengapresiasi kepada ACT karena telah bersinergitas membantu pemerintah untuk menyiapkan hunian yang nyaman untuk para korban bencana.

“Kami dari pihak pemerintah provinsi juga terus melakukan kordinasi dengan pemerintah daerah yang terdampak bencana,” katanya.

Dia juga menambahkan, pemerintah juga terus melakukan pengembangan terkait pembangunan hunian tetap, yang mana hal seperti pembebasan lahan adalah wewenang dari kepala daerah masing masing yang terdampak bencana untuk pembebasan lahan.

“Pembebasan lahan saat ini sudah rampung yang mana telah di tinjau juga oleh Kepala BNPB beberapa waktu lalu dan tinggal menunggu realisasi pembangunannya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulteng, Nurmarjani Loulembah mengatakan yang mendapatkan bantuan Huntara ini, di prioritaskan untuk masyarakat sekitar yang rumahnya tidak layak untuk di tinggali lagi karena rusak akibat gempa.

“Namun tidak menutup kemungkinan akan di tambahkan dari masyarakat luar wilayah sekitar Huntara yang masih berada di tenda tenda,”katanya.

Dia juga mengungkapkan, sementara ketersediaan air bersih di sini memang tidak terlalu baik, namun kami telah membuatkan sumur dalam untuk mendapatkan air bersih untuk para pengusi.
(Sugi/swatvnews.id/2019).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close