Palu

Peringatan Isra’miraj Kita Tingkatkan Persatuan, Dalam Menghadapi Pemilu 2019 Yang Aman dan Damai

Tabliq Akbar Kota Palu

Tablik Akbar dirangkaikan dengan peringatan Isra’Miraj di Lapangan Vatulemo Kota Palu, Rabu,2/04/2019

Palu, Swatvnews.id – Kepolisian Resort Polres Palu, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu melaksanakan Tabliq Akbar memperingati Isra’miraj Nabi Muhammad Saw , Selasa (03/04/19) malam.

Kegiatan tersebut, dihadiri Kapolda Sulteng, Brigjen. Pol. Drs. Lukman Wahyu Hariyanto, Walikota Palu, Drs. Hidayat, Kapolres Palu AKBP. Mujianto dan Gubernur Sulteng yang di wakili Asisten Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi Sekretariat Daera Sulteng Muliono.

Tabliq Akbar Isra’miraj tersebut, di ikuti Ribuan Masyarakat Kota Palu, serta jajaran Kepolisian yang ada di Kota Palu, yang mana Pada kesempatan tersebut Prof. Dr. Zainal Abidin menjadi Penceramah dalam kegiatan tersebut.

Walikota Palu, Drs. Hidayat mengatakan Isra’miraj ini, bertujuan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa dalam menghadapi pesta demokrasi yang hanya tinggal menghitung hari lagi.

“Peringatan Isra”mi’raj yang dilaksanakan tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya tentunya sangat berbeda, karena kurang lebih 7 bulan yang lalu kita menghadapi musibah bencana yang begitu besar yaitu Gempa, tsunami dan Likuifaksi,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Palu AKBP. Mujianto mengatakan, dengan adanya peringatan Isra dan Mi’raj ini, kita tingkatkatkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah SWT.

“dalam kegiatan ini, semoga kita juga tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi pesta demokrasi 2019 damai dan sejuk tanpa adanya ujaran kebencian dan hoax untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” katanya.

Dia juga menambahkan, apalagi kita saat ini menghadapi pesta demokrasi 2019, semoga kita semua dapat mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif Di wilayah hukum Kota Palu pasca pelaksanaan Pemilu 2019 yang nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019.

Kapolres juga menghimbau, Kepada seluruh masyarakat Kota Palu agar tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian dan berita bohong, yang kini marak di media massa dan jangan mudah menyebarkan berita hoax di medsos, karena ada sanksi hukum yang dapat merugikan bapak dan ibu sekalian. Tutupnya.
(Sugi/swatvnews.id//2019).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close