Palu

diduga Lakukan Plagiat Karya Orang, Dosen IAIN diadukan ke Polisi

Pelapor saat melakukan konferensi Pers di sekretarian Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu terkait kasus plagiatasi

Palu, Swatvnews.id – Dugaan Plagiasi, menyeret Akademisi yang juga Dosen di Perguruan Tinggi Institut Agam Islam Negeri (IAIN) Palu, Dr. Abdul Gafur Marzuki.

Dosen dan akademisi IAIN tersebut, di laporkan ke Polisi oleh Afifah yang juga merupakan Dosen di kampus yang sama, karena diduga melakukan Plagiasi terhadap ibu Afifa.

Afifah mengatakan, Sebelumnya dirinya telah membuat tesis dengan judul “A Correlational Between Vocabulary Mastery and Reading Conprehension of the First Semester Students of Economic Faculty of Alkhairaat University” sebegai syarat dalam menyelesaikan studi Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Tadulako.

“Setelah saya menyelesaikan studi tersebut, pada tanggal 27 Maret 2012 lalu, saya kemudian mengabdi sebagai dosen luar biasa di IAIN Palu, dimana pada saat itu saya bertemu dengan Dr. Abdul Gafur Marzuki yang sudah lebih dulu bekerja sebagai dosen di Perguruan tinggi itu,” katanya

Dia menambahkan, Pada sekitar tahun 2013, Dr. Marzuki meminta kepadanya untuk menyerahkan file tesis tersebut, yang belum pernah dipublikasikan dengan janji untuk diterbitkan dalam bentuk artikel, di Jurnal Paedagogia IAIN Palu, namun setelah file tesis tersebut diserahkan kepadanya sejak saat itu dia tidak pernah lagi menerima kabar terkait penerbitan tesis tersebut dalam bentuk artikel di jurna, seperti yang dijanjikan.

Beberapa tahun setelah dirinya menyerahkan tesis tersebut, Pelapor menemukan tesis Pelapor telah
diterbitkan dalam bentuk artikel di website. www.jurna|.iainpalu.ac.id dengan penerbit Istiqra, jurnal penelitian ilmiah, (Vol.2 No.11 januari-Juni 2014), namun artikel itu diterbitkan bukan atas nama Pelapor melainkan nama penulis yang tercantum adalah Terlapor sebagai penulis kedua dan seseorang yang bernama Darwis Jauhari Bandu sebagai penulis pertama.

Setelah membacanya, isi artikel itu sangat identik dengan tesis yang di tulisnya, utamanya pada bagian hasiI penelitian walaupun bagian akhir judul artikel, yang menunjukkan lokasi penelitian diubah.

Merasa dirugikan dengan hal tersebut, Afifah melaporkan Dr. Marzuki sebagai plagiator dengan pertimbangan bahwa dirinya menyerahkan file Tesis hanya kepada terduga dan afifa tidak mengenal secara langsung saudara Darwis Jauhari Bandu, Sebelum kasus ini mencuat.

Sementara itu, saudara Darwis yang mendengar kasus ini, telah menelpon Pelapor dan mengirim surat resmi kepada Rektor IAIN Palu yang berisi ”pernyataan dan klarifikasi resmi atas dugaan kasus plagiarisme” Secara garis besar saudara Darwis menjelaskan bahwa namanya tercantum sebagai penulis pertama di artikel tersebut hanya karena diajak oleh Terlapor.

“Terlapor memang mengingkari jika dia yang jadi pelaku utama dari plagiasi ini dan menuding saudara Darwis sebagai pelaku utama, namun ibu Afifa mengaku bahwa justru Dr. Marzuki lah yang secara potensial jadi pelaku utama,” Kata Darwis.

Dia juga menambahkan, bahwa ibu Afifah masih mengingat pernah memberikan file tesis tersebut kepada terduga walaupun saat ini diingkari oleh terduga.

Laporan kepada pihak kepolisian masih akan di ajukan kepada direktur Kriminal khusus, untuk mengetahui bahwa kasus tersebut termasuk penanganan kasus di bagian yang mana, karena kasus seperti ini tergolong kasus yang sangat kurang di tangani, kepolisian menjanjikan akan segera menginformasikan kepada terlapor jika sudah ada keputusan dari Direktur Krimsus Polda Sulteng.

Setelah hal tersebut, telah di ketahui maka kepolisian akan menindaklanjuti hal tersebut, menurut UU yang membahas tentang plagiasi.
(Sugi/swatvnews.id//2019).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close