SULTENG

Jelang Pemilu Serentak,Polda sulteng Gelar Pasukan

Apel Gelar Pasukan di Lapangan Vatulemo Palu( Foto,-sugi-Swatvnews.id)

Palu, Swatvnews.id – Dalam rangka mengecek kesiapan personil, sarana dan prasana, kesiap siagaan pasukan dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu Legislatif 2019 dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang berlangsung serentak tanggal 17 April 2019.

Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama TNI dan stakeholder lain secara serentak melaksanakan Apel Gelar Pasukan yang terlibat dalam Operasi dengan sandi Operasi Mantap Brata-2019, Jumat (22/03/ 19) pagi.

Di Sulawesi Tengah sendiri, pelaksanaan Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2019 dilaksanakan di Lapangan Vatulemo Palu, yang melibatkan sebanyak 2.381 personil gabungan dari Polda Sulteng, Polres Palu, Korem 132/TDL, Damkar, Satpol PP, Linmas, Satpam, FPK, Senkom, FKUB, Banser, Menwa, Pramuka dan Da’I Kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hariyanto dan Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf.Agus Sasmita bertindak sebagai Pimpinan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata-2019 yang dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah dan Ketua DPRD Prov.Sulteng, Forkopimda dan stekholder terkait seperti TNI, KPU serta Bawaslu.

Sebelum menyampaikan arahan kepada seluruh personil dan melakukan pemeriksaan kekuatan personil, Kapolda Sulteng membacakan sambutan Menko Polhukam pada apel kesiapanTNI-Polri dan Komponen bangsa lainnya dalam rangka Pileg dan Pilpres tahun 2019 untuk memberikan penekanan dan pedoman kepada seluruh pasukan.

“Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas,” Kata Kapolda.

Dia menambahkan, Jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas, serta Sesegera mungkin untuk megenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019.

“Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tehadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019,” Tegasnya.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa, meinventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.

Polda Sulawesi Tengah yang diberikan tanggung jawab penuh untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi dibantu TNI telah berkomitmen untuk mensukseskan jalan pelaksanaan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di Provinsi Sulawesi Tengah dengan melibatkan kekuatan berjumlah 4. 437 personil Polri, Polres sebanyak 3.069 personil maupun personil Polda Sulteng yang akan di BKO kan pengamanan TPS di seluruh wilayah Sulawesi Tengah sebanyak 1.368 personil, serta bantuan TNI berjumlah 4.000 Personil dan Linmas berjumlah 18.382 Orang.
(Sugi/swatvnews.id//2019).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close