HUKUMPaluSULTENG

Ivan Yudartha : Penggunaan Simbol Jari Saat Berfoto Harus dikaji.

Palu, Saatvnewa.id – Penggunaan simbol jari dalam berfoto saat hari Demokrasi seperti ini, menjadi salah satu Polemik yang membuat Aparatur Sipil Negara san Masyarakat bertanya apakah hal tersebut di anggap melanggar peraturan Pemilu.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Kota Palu Ivan Yudartha, menjelaskan bahwa berfoto dengan menggunakan simbol jari, melanggar peraturan pemilu ataukah tidak, hal itu dilihat dari konteksnya terlebih dahulu.

“Berfoto menggunakan simbol jari tidak selamanya bahwa orang tersebut, mendukung salah seorang capres ataupun calek. Kita harus mengkaji dulu apakan seseorang tersebut, melakukan hal tersebut berniat untuk mendukung salah satu pasangan calon, ataukah hanya sebatas bergaya,” Kata Ivan Yudartha saat Sosialisasi Bawaslu.

Dia menambahkan, Pola penanganan pelanggaran seperti itu, tetap kami akan melakukan pemeriksaan, tetapi hanya dalam bentuk klarifikasi.

Lebih lanjut Ivan mengatakan, Karena jika sudah dilakukan Klarifikasi, maka akan ketahuan apakah seseorang tersebut melakukan foto dengan simbol jari seperti itu, mendukung salah satu capres atau tidak.

Klarifikasi yang dilakukan dalam pemeriksaan itu juga, mempunyai teknik tersendiri agar seolah olah kami selaku pemeriksa bisa mengetahui apakan seseorang tersebut melakukan hal itu berniat mendukung salah satu calon, atau hanya bergaya seperti layaknya berfoto biasa. Tutup Ivan (Sugi)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close