HUKUMPalu

Dua Orang DPO Teroris Poso diamankan, Satu diantaranya Tewas

istimewa

Palu, Swatvnews.id – Kontak tembak kembali terjadi, antara Kelompok Sipil Bersenjata dengan Tim Satuan Tugas Operasi Tinombala, gabungan TNI-Polri Minggu (3/3/19) Sore.

Sebelum terjadi kontak senjata tersebut, Gabungan Satgas Operasi Tinombala gabungan TNI- POLRI, sekitar pukul 09.30 pagi menerima Informasi tentang keberadaan kelompok terorisme Ali Kalora CS, berdasarkan informasi tersebut Tim langsung bergerak cepat menuju ke arah Pegunungan Padopi Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso untuk melakukan penangkapan terhadap ke lima DPO tersebut.

Setelah tiba di lokasi, sekitar pukul 11.30 siang dan melakukan penyisiran beberapa jam untuk mencari para anggota MIT itu, akhirnya pada pukul 17.15 WITA tim satgas menemukan kelompok bersenjata itu, saat itulah terjadi kontak senjata antara satgas tinombala dan 5 orang kelompok bersenjata anggota Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora Cs.

Dalam Kontak senjata tersebut, petugas berhasil melumpuhkan dua orang anggota MIT yang masing masing bernama Romzi alias Basri asal Bima Nusa Tenggara Timur dan Aditya alias Idad asal Banten.

Sementara itu, salah satu dari kedua DPO tersebut, meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu Romzi alias Basir, akibat tertembak oleh petugas, sementara Aditya alias Idad diamankan dalam keadaan masih bernyawa.

“Kedua terduga teroris itu masih dalam proses identifikasi, dan kami belum mengetahui apa kedudukan mereka di dalam kelompok bersenjata tersebut,” Kata Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu Harianto selaku Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJKO)

Dia menambahkan, kami masih melakukan pengejaran terhadap sisa DPO kelompok bersenjata yang masih bersembunyi di dalam hutan, untuk kedua anggota teroris yang tertangkap masih dalam proses identifikasi, Jelasnya.

“Menurut info dari anggota yang berada di lapangan dari dua kelompok bersenjata yang diamankan satu di antaranya meninggal,” Lanjut Perwra Polri dengan pangkat satu bintang itu.

Selain menangkap dua orang terduga teroris tersebut, Tim Satgas Ops Tinombala juga mengamankan barang bukti, berupa satu pucuk senjata M16.

Sementara jenasah yang diduga atas nama Romzi alias Basir itu, masih dalam proses identifikasi tim INAFIS Ops Tinombala 2019 dan selanjutnya akan di bawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng.(Sugi)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close