SULTENG

Erfandy Suyuti : Evakuasi Harta Benda, Warga Butuh Alat Berat dan Pengamana

Palu, Swatvnews.id — Sejumlah warga terdampak likuifaksi di Kelurahan Balaroa kesulitan mengevakusasi harta benda yang masih tertimbung tanah.

Warga menyewa menyewa alat berat untuk mencari dokumen korban yang masih tertimbun.

Disamping itu, meraka juga membutuhkan pengamanan dari aparat untuk mencegah adanya penjarahan.

Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Erfandy Suyuti mengatakan, banyak dokumen penting warga terdampak likufaksi belum ditemukan hingga saat ini, baik Ijazah dan dokumen penting lainnya.

“Kalau digali secara manual, mana mungkin bisa ditemukan. Apalagi becana sudah cukup lama terjadi,” jelasnya kepada Swatvnews Sabtu (2/3/2019).

Selain itu, pengamanan terhadap warga yang melakukan evakusasi harta benda korban terdampak bencana juga sangat dibutuhkan. Sebab, hingga hari ini masih banyak peristiwa penjarahan oleh oknum tertentu yang memanfaatkan lokasi bencana tanpa pengamanan.

Effendy menerangkan, sebelumnya sudah beberapa pelaku tertangkap melakukan penjarahan. Namun pelaku hanya menerima pendekatan persuasif dari warga, terutama Forum Korban Likuifaksi Balaroa sebagai forum yang menaungi warga Balaroa.

“Harusnya pihak berwenang yang melakukan itu. Supaya efek jera bisa terjadi,” jelasnya.

Bahkan, Effendy menyebut kehadiran tiga Bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat (Babinkamtibnas) dinilai tidak bekerja dengan baik.

“Menurut mereka mungkin sudah bekerja dengan baik, tapi warga Balaroa belum merasakan kehadiran meraka ditengah warga Balaroa,” katanya.**(Sugi)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close