HUKUMSULTENG

Tim Cyber Crime Polda Sulteng, Ciduk Penyebar Beri Bohong (HOAX).

Palu, Swatvnews.id – , Tim Cyber crime Polda Sulawesi Tengah menagkap seorang pelaku penyebar berita Hoax, yang di unggah disalah satu media sosial facebook, Kamis (7/2/19).

Kasubdit V Syber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulteng  AKBP Ahmad Muhaimin, mengatakan Kebenara  berita  yang di sebar tersebut bohong atau benar, terungkap setelah, unggahan tersebut di periksa dan diamati oleh Ahli Bahasa setra Ahli ITE dan dinyatakan ternya berita yang di sebar itu, oleh akun facebook atas nama Rahman Ijal tersebut adalah berita bohong (Hoax).

“Setelah terungkap bahwa berita tersebut adalah Hoax, akhirnya Tim kami Syber Crime mengambil tindakan untuk menangkap Tersangka, yang berinisial RS alias RI, tersangka diciduk di kediamannya di Jalan Lagarutu, Kelurahan Tanamodindi,  Kecamaran Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah,” kata AKBP Ahmad Muhaimin.

Ia menambahkan, penyebar Berita bohong di media sosial yaitu facebook, dengan nama akun Rahman Ijal itu, di ciduk karena telah memuat berita tentang tenaga kerja lokal yang bentrok dengan tenaga kerja Cina, diperusahaan Nikel Kabupaten Morowali Propinsi Sulawesi Tengah dan itu adalah bohong, Tambah Perwira Polda Sulteng dengan pangkat dua melati itu.

Lebih lanjut, ia mengatakan berita yang sebenarnya, adalah Demo dari pekerja Tenaga Kerja Indonesia PT. IMIP Morowali yang bentrok dengan Security, yang menuntut kenaikan upah sejumlah 20 persen.

Dari hasilpenangkapan tersebut, tersangka di kenakan pasal 28 ayat 1 Junto pasal 45A ayat 1 Undang Undang no 19 tahun 2016, tentang perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia, no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, yang intinya adalah penyebar berita bohong, dengan ancaman Hukuman pidana penjara Maksimal 6 tahun dan atau denda paling banyak  Satu Miliyar rupiah.

Penulis : Sugiarto Efendi
Editor : Yusuf

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close